Penyebab dan Akibat Obesitas pada Anak

Penyebab dan Akibat Obesitas pada Anak

Pengertian obesitas pada anak

Meskipun pengertian dari obesitas dan over weight telah berubah seiring dengan waktu tapi dapat diartikan sebagai peningkatan dari masa lemak pada tubuh. Tidak ada kesepakatan bersama tentang peningkatan atau kelebihan lemak pada kasus over weight dan obesitas pada anak dan remaja. Setiap penelitian akan memuculkan angka-angka yang berbeda tentang jumlah masa lemak pada anak yang obesitas ataupun over weight. Tetapi kita dapat mengambil batasan rata-rata bahwa yang disebut obesitas dan over weight adalah kondisi dimana peningkatan masa lemak pada tubuh mencapai 85% sampai dengan 95% dari berat badan anak tersebut.

Ada beberapa teknik klinis yang dipakai untuk mengukur obesitas dan over weight, tetapi teknik-teknik ini kurang begitu akurat jika diterapkan pada anak-anak dan usia remaja dikarenakan perubahan bentuk badan seiring dengan pertumbuhan di usia anak-anak dan remaja. Meskipun tidak ada teknik yang khusus untuk mengukur obesitas dan over weight pada anak tetapi pengukuran ini sangatlah penting karena untuk mencegas akibat-akibat yang ditimbulkan dari obesitas dan over weight dimana akibatnya bisa pada fisik atau pada psikis.

Penyebab-penyebab obesitas pada anak

Tidak bisa dipungkiri bahwa peningkatan obesitas dan over weight adalah adanya ketidak seimbangan antara asupan dengan energy yang dikeluarkan, ini bisa terjadi akibat pola hidup dan gaya hidup. Meskipun begitu peningkatan obesitas dan over weight bisa diindikasikan adanya pengaruh genetic dari individu yang beresiko obesitas dan over weight.

Dari hal-hal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa penyebab dari obesitas dan over weight adalah :

  1. Jenis asupan makanan.
  2. Tingkat aktifitas fisik.
  3. Pergerakan yang pasif.
  4. Karakteristik keluarga.
  5. Cara mendidik di rumah.
  6. Gaya hidup orangtua.
  7. Factor lingkungan, seperti kebijakan sekolah tentang aturan makanan, letak wilayah, dan lingkungan kerja dari orangtua.
  8. Porsi makan.

Dan diantara penyebab-penyebab di atas, factor penyebab yang paling utama adalah factor genetic. Jenis asupan makanan bisa menjadi salah satu factor utama dalam peningkatan obesitas dan over weight di samping factor genetic. Jenis asupan makanan ini diantaranya adalah :

1.Makanan cepat saji

Peningkatan konsumsi makanan cepat saji meningkat akhir-akhir ini, ini dikarenakan banyak orangtua terutama yang bekerja lebih memilih makanan cepat saji untuk disajikan pada anak-anak karena mudah didapat, padahal resiko yang ditimbulkan dari makanan cepat saji sangatlah tinggi, dimana kandungan kalori yang terdapat pada makanan cepat saji sangatlah tinggi dibandingkan dengan kandungan nutrisinya.

2.Minuman berkadar gula tinggi

Sebuah penelitian menemukan bahwa dengan terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkadar gula tinggi akan menimbulkan resiko obesitas dan over weight. Minuman berkadar gula tinggi tidak terpaku hanya pada minuman yang bersoda, tetapi beberapa jus dan minuman lain dalam kemasan yang rasanya manis juga temasuk kategori minuman berkadar gula tinggi.

3.Makanan ringan

Factor lain yang diteliti sebagai salah satu penyebab tingginya angka obesitas dan over weight adalah mengkonsumsi makanan ringan seperti kripik-kripik, biscuit atau makanan yang dipanggang dan permen.

Factor psikologis

Dari beberapa faktor penyebab di atas, ada faktor lain yang bisa menjadi penyebab obesitas dan over weight adalah faktor psikologis.

1.Depresi dan kecemasan

Belakangan ini ada sebuah penelitian yang menyimpulkan bahwa adanya hubungan yang prospektif antara gangguan makan dengan depresi, ada beberapa kasus dimana individu yang mengalami kecemasan dan depresi tinggi dia akan melakukan kegiatan makan yang berlebihan sebagai salah satu cara melampiaskan kecemasannya.

2.Kepercayaan diri

3.Ketidak puasan pada bentuk tubuhnya

4.Masalah emosi

Akibat yang ditimbulkan dari obesitas

Obesitas pada anak dapat menimbulkan efek yang sangat jelas pada anak yaitu pada kesehatan fisik, social, keseimbangan emosi, kepercaayaan diri, dan juga dapat dikaitkan pada rendahnya kualitas akademik dan kurangnya pengalaman pada hidupnya.

Berikut ini adalah akibat-akibat yang ditimbulkan dari obesitas :

1.Konsekuensi kesehatan medis

Obesitas pada anak akan menimbulkan beberapa penyakit medis seperti kolesterol, diabetes, kardiopaskular, sleep apnea, asma, menstrual abnormalities, ketidak seimbangan hormonal, dan lain-lain.

2.Emosi social

Selain berdampak pada kesehatan fisik, obesitas juga akan berdampak pada kesehatan psikis yaitu pada kondisi emosi sosialnya, yaitu diantaranya :

  1. Ketidak percayaan diri.
  2. Eating disorder.
  3. Ketidak seimbangan emosi.
  4. Depresi dan kecemasan.

3.Konsekuensi akademik

Obesitas pada anak juga berdampak buruk pada prestasi akademik. Sebuah penelitian menyatakn bahwa anak-anak yang overe weight dan obesitas mengalami kesulitan dalam belajar dan mengikuti kegiatan-kegiatan akademik lainnya dikarenakan mengalami kesulitan dalam focus dan konsentrasi. Belu lagi jika anak tersebut mengalami penyakit secara fisik seperti asma atau diabet, yang jelas akan menghambat segala kegiatan akademik.

Blog

Leave a Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *