Hipnoterapi dan Manfaatnya dalam Mengatasi Kecemasan (Anxiety Disorder)

Hipnoterapi dan Manfaatnya dalam Mengatasi Kecemasan (Anxiety Disorder)

Kecemasan atau anxiety berhubungan dengan aspek kognitif sehingga melibatkan pikiran dan perasaan yang berdampak pada perilaku seseorang. Kecemasan muncul ketika seseorang merasa terancam dari lingkungan luar atau merasa sesuatu akan terjadi diluar kendalinya.

Hal ini berbeda dengan ketakutan yang merupakan respon terhadap ancaman secara langsung atau secara nyata mengenai sesuatu yang tengah terjadi saat ini sedangkan kecemasan lebih pada respon terhadap ancaman mengenai sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang

Dari penjelasan di atas maka perbedaan antara cemas dan takut yaitu, sumber ancaman dari kecemasan belum jelas atau bersifat irasional karena tidak memiliki alasan yang kuat atau hanya berdasarkan perkiraan pemikiran diri sendiri saja terhadap sesuatu yang belum pasti akan terjadi. Sedangkan ketakutan memiliki sumber ancaman yang jelas dan lebih bersifat rasional.

Cemas merupakan hal umum yang dirasakan manusia. Dengan kata lain semua orang pasti pernah merasakan kecemasan. Ya, mengapa tidak? Karena kecemasan merupakan respon alami manusia ketika menghadapi suatu masalah, dan manusia hidup tentunya tidak luput dari suatu permasalahan. Ketika masalah A selesai munculah masalah B dan seperti itulah seterusnya.

Supaya lebih jelas mengenai pengertian kecemasan sendiri maka simaklah ilustrasi berikut. Misalnya ketika Anda dipanggil oleh atasan untuk ke ruangannya Anda akan merasa gugup, denyut jantung semakin kencang hingga mondar-mandir sebelum Anda memasuki ruangan Atasan Anda.

Hal tersebut merupakan respon dari otak yang berpikir mengenai apa yang akan dibicarakan atasan Anda, apakah dia akan menegur Anda, memotong gaji Anda atau bahkan memecat Anda.

Mengapa ilustrasi tersebut menggambarkan kecemasan? Karena orang tersebut merasakan ketakutan yang belum jelas sumber ketakutannya. Dia hanya mengira-ngira apa yang akan terjadi dan sebenarnya yang dia pikirkan belum tentu itu terjadi. Bisa saja Atasannya tersebut memanggilnya karena suatu alasan lain yang bahkan tidak terpikirkan sebelumnya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa rasa cemas memang bisa dirasakan oleh setiap orang, dan masih terbilang wajar bila hanya sesekali merasakannya, namun apabila dirasakan dalam frekuensi yang sering sehingga mengganggu produktivitas kegiatan sehari-hari maka itu dinamakan gangguan kecemasan atau disebut anxiety disorder.

Setiap orang mengalami tingkat kecemasan yang berbeda. Beberapa orang menganggap kecemasan sebagai rintangan untuk dihadapinya. Hal ini  tentu berdampak positif sehingga tidak menghambat produktivitas kegiatan sehari-harinya.

Namun ada pula orang yang sama sekali tidak berdaya karena kecemasan berlebihan yang dirasakannya karena tidak percaya akan kemampuan dirinya sendiri dalam menghadapi masalahnya.

Apakah saat ini Anda atau orang-orang terdekat Anda merasakan kecemasan atau bahkan kecemasan yang berlebihan? Kenalilah dahulu tipe-tipe gangguan kecemasan, dan cari tahu bagaimana cara mengatasinya untuk itu simaklah terus artikel ini hingga selesai.

Tahukah Anda bahwa gangguan kecemasan itu ada beberapa tipe dan penting diketahui supaya mendapatkan intervensi yang tepat terhadap gangguan kecemasan yang dialami. Tipe ganguan kecemasan tersebut di anataranya :

Panic Attack

Seseorang yang mengalami gangguan kecemasan tipe ini ditandai dengan perasaan terus ketakutan dan panik yang bisa menyerang secara cepat dan tiba-tiba. Hal ini sering dikaitkan dengan perasaan akan terjadinya malapetaka. Ketika serangan pankc ini berlangsung maka orang yang mengalaminya akan merasakan gejala seperti sesak nafas, nyeri dada, terdesak atau sensasi terbekap serta kehilangan kontrol.

Agoraphobia

Agoraphobia merupakan jenis gangguan kecemasan yang membuat penderitanya menghindari berbagai tempat atau situasi yang mungkin menyebabkan panik sehingga penderita mungkin tidak ingin meninggalkan rumah karena lebih merasa nyaman di rumah daripada saat berada di luar rumah. Mereka bisa merasa terjebak atau malu saat di luar rumah sehingga bisa memicu serangan panik.

Spesifik Phobia

Penderita dengan gangguan kecemasan ini dapat dengan spesifik menyebutkan apa yang ia takutkan namun tidak tahu apa alasan dari ketakutannya tersebut. Apa yang mereka takutkan terkadang irasional, namun pasien tetap tidak mampu mengontrol rasa takut mereka.

Contohnya, takut terhadap kecoa, takut ruangan gelap, takut ruangan sempit, atau takut terhadap balon dan lain sebagainya. Berbeda dengan penderita GAD (Generalized Anxiety Disorder) yang penderitanya tidak bisa menentukan apa yang dia khawatirkan,

Obsessive Compulsive Disorder (OCD)/Gangguan Perilaku Obsesif

Yang dimaksud obsesif disini yaitu pikiran yang berkali-kali datang hingga mengganggu produktivitas kegiatan sehari-hari, tampak tidak rasional dan tidak dapat dikontrol. Obsesi ini dapat muncul berbentuk keragu-raguan yang berlebihan terhadap sesuatu seperti rasa takut akan kotoran, kuman atau meragukan suatu hal penting yang telah dilakukan sehingga penderita gangguan ini menghabiskan banyak waktu dalam melakukan tindakan ini. Akibat buruknya mereka tidak memiliki waktu untuk hal lain.

Sedangkan kompulsif yaitu penerapan dari pemikiran tadi yang terus berulang seolah-olah menjadi ritual atau kebiasaan. Contohnya seseorang harus mengecek barang yang akan dibawanya persis tujuh kali, tidak lebih atau kurang. Jika mereka tidak yakin setelah beberapa kali memeriksa, mereka mungkin akan mulai dari awal lagi.

Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) / Gangguan Post-traumatic

Post-traumatic stress disorder (PTSD) merupakan gangguan kecemasan yang disebabkan oleh kejadian yang sangat menegangkan dan menakutkan. Seseorang dengan PTSD mengalami perasaan terisolasi, mudah tersinggung dan bersalah. Mereka mungkin juga memiliki masalah tidur, seperti insomnia, dan sulit berkonsentrasi.

PTSD ini membuat penderitanya berperilaku seakan-akan menghindari orang atau tempat tertentu yang mengingatkan mereka tentang kejadian traumatis atau bahkan mereka menghindari orang untuk berbicara tentang pengalaman mereka sehingga hal inilah membuat mereka terisolasi dan bisa juga membuat mereka berhenti melakukan aktivitas yang biasa mereka nikmati.

Generalized Anxiety Disorder (GAD)/Gangguan Kecemasan Umum

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya gangguan ini berbanding terbalik dengan tipe gangguan kecemasan specific phobia, gangguan ini membuat penderitanya mengalami kecemasan berkepanjangan dan berlebihan terhadap situasi, objek atau kejadian yang umum, penderita sendiri tidak bisa memastikan hal apa yang sebenarnya dikhawatirkan.

Social Anxiety Disorder/Gangguan Kecemasan dalam Bersosialisasi

Gangguan kecemasan ini juga disebut phobia sosial, gangguan ini terjadi ketika penderita sedang berada di lingkungan sosial, dimana penderitan merasa gelisah karena terlalu memikirkan penampilan, perilaku, sikap ataupun perkataannya yang di khawatirkan akan memalukan dirinya sendiri dihadapan orang lain. Karena kegelisahan dan kekhawatirannya yang berlebihan tersebut maka penderita gangguan ini cenderung menghindari perkumpulan sosial.

Separation Anxiety Disorder/Ganguan Kecemasan dalam Perpisahan

Penderitan dengan gangguan ini akan mengalami kecemasan berlebihan dan kepanikan berlebihan saat mereka berpisah dengan seseorang atau suatu tempat yang memberi rasa aman terhadap dirinya.

Itulah beberapa tipe gangguan kecemasan, namun untuk lebih jelasnya Anda bisa membacanya dalam DSM IV.

Jika Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami salah satu dari tipe gangguan kecemasan tersebut atau bahkan mengalami beberapa tipe gangguan kecemasan, maka teruslah simak artikel ini karena disini Anda dapat menemukan solusi dari masalah gangguan kecemasan dan pastikanlah untuk menerapkan solusi berikut.

Gangguan kecemasan bisa diatasi dengan hipnoterapi? Apa itu hipnoterapi? Bahayakah hipnoterapi itu?Dan bagaimana bisa hipnoterapi menghilangkan gangguan kecemasan?  

Hipnoterapi adalah suatu bentuk penyembuhan alternatif yang digunakan dengan metode hipnosis untuk menciptakan perubahan bawah sadar pada pasien dalam bentuk respons, pikiran, sikap, perilaku atau perasaan baru.

Kata  hipnosis sendiri merupakan kependekan dari istilah James Braid’s (1843) yaitu “neuro-hypnotism”  yang berarti “tidurnya system saraf”. Jelasnya hypnosis merupakan ilmu atau metode komunikasi dengan dan untuk menjangkau pikiran bawah sadar. Sedangkan orang yang melakukan hipnosis disebut hipnotis.

Dan untuk orang yang melakukan hipnoterapi disebut hipnoterapis yang profesional dalam kesehatan mental berlisensi atau bersertifikat yang terlatih khusus dalam teknik ini.

Manfaat hipnoterapi di antaranya untuk mengatasi keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit yang berhubugan dengan stress, manajemen rasa sakit, meningkatkan motivasi dan pengembangan diri.  Namun yang akan dibahas disini yaitu manfaat hipnoterapi untuk mengatasi gangguan kecemasan.

Manfaat hipnoterapi untuk kecemasan bertujuan mencari akar permasalahan untuk mengatasi emosi yang seringkali dialami. Hipnoterapi bekerja untuk mengubah pikiran dan perasaan individu yang terkait dengannya sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa metode hipnosis sendiri bekerja dengan mengubah keadaan kesadaran sedemikian rupa sehingga sisi kiri analitis otak dimatikan, sementara sisi kanan non-analitis menjadi lebih waspada. Kontrol pikiran sadar terhambat, dan pikiran bawah sadar terbangun. Karena pikiran bawah sadar adalah kekuatan yang lebih dalam, lebih naluriah daripada pikiran sadar, inilah bagian yang harus diubah agar perilaku dan keadaan fisik pasien berubah.

Berbahayakah hipnoterapi?

Hipnoterapi bukanlah suatu metode yang berbahaya. Bukan metode yang mengendalikan atau mencuci otak. Beberapa terapis menggunakan hipnoterapi untuk memulihkan ingatan tertekan yang mungkin mereka percaya terkait dengan masalah psikologis seseorang. Seorang terapis tidak bisa membuat seseorang melakukan sesuatu yang memalukan atau orang itu tidak mau melakukannya. Namun resiko terbesar dari hipnoterapi adalah ingatan palsu yang diciptakan melalui sugesti yang tidak disengaja dari terapis. Oleh karena itu, penggunaan hipnosis untuk gangguan mental tertentu, seperti gangguan disosiatif, masih kontroversial.

Berikut dua pendekatan dalam hipnoterapi untuk menangani gangguan kecemasan:

Analisis: Dengan menggunakan pendekatan ini maka dapat membuat pasien dalam keadaan santai untuk mengeksplorasi faktor-faktor tak sadar yang mungkin terkait dengan kecemasan yang mereka alami seperti peristiwa masa lalu yang traumatis yang disembunyikan dalam ingatan bawah sadarnya. Begitu trauma terungkap, hal itu bisa diatasi dengan psikoterapi.

Suggestion therapy: Ketika proses hipnoterapi ada saatnya pasien dikondisikan dalam situasi yang memicu kecemasan. Dan dalam kondisi hipnosis ini membuat orang lebih mampu menanggapi sugesti atau saran. Oleh karena itu, hipnoterapi bisa membantu beberapa orang mengubah perilaku akibat dari gangguan kecemasan dengan memberikankan sugesti atau saran yang menenangkan, supaya mereka dapat mengatasi pemicu kecemasan dengan tenang.

Bagaimana bisa hipnoterapi mengatasi gangguan kecemasan?

Berikut merupakan cara kerja hipnoterapi dalam mengatasi gangguan kecemasan. Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa hipnoterapi mengubah pola pikir dan kepercayaan bawah sadar, Para hipnoterapis mengakses kepercayaan ini dengan menggunakan hipnosis dan hipnoterapi untuk mengatasi gangguan kecemasan  dan menggunakannya untuk menghilangkan keyakinan yang mendasarinya atau pemicu kecemasan. Begitu keyakinan dasar telah runtuh, gejala kecemasan akan berubah secara permanen.

Bagaimana tahapan hipnoterapi dalam mengatasi kecemasan?

Tahapan pertama untuk menghilangkan kecemasan dengan hipnoterapi maka perlu mendiskusikan dengan hipnoterapis apa yang diharapkan dari hipnoterapi. Kemungkinan mereka akan mengajukan pertanyaan tentang kehidupan pasien untuk mencoba dan membangun sebab apa pun yang menjadi pemicu kecemasan yang dirasakan oleh pasien. Terapis kemudian akan menjelaskan bagaimana hipnosis bekerja dalam mengatasi kecemasan. Mereka akan menjelaskan prosesnya kepada pasien, dan ketika sudah nyaman dengan tahapan ini maka selanjutnya setelah konsultasi awal tadi hipnoterapis akan mulai dengan membantu pasien memasuki keadaan santai. Mereka mungkin kemudian meminta pasien untuk fokus pada saat pasien dalam keadaan cemas. Pasien mungkin diminta untuk fokus pada sensasi fisik, serta memikirkan apa yang dapat memicu kecemasannya.

Begitu pasien berada pada kondisi cemas, hipnoterapis akan memberikan kata-kata yang menenangkan yang biasa disebut “sugesti” atau saran. Sugesti apa yang mereka katakan akan tergantung pada pemicu kecemasan pasien dan kondisi pribadi pasien. Contohnya, jika pasien mengenali pemicu tekanan di tempat kerja, sarannya mungkin, “Anda bisa melakukan ini. Luangkan waktu sejenak untuk bernapas dan bersihkan kepala Anda lalu atasi masalahnya.”

Jadi cara kerja hipnoterapi dalam mengatasi kecemasan adalah ketika pasien mulai merasa cemas atau takut, kemudian sugesti / saran atau kata-kata menenangkan yang sesuai dengan pemicu dari kecemasan pasien yang sebelumnya telah diketahui dengan teknik analysis  akan masuk ke dalam pikiran sadar pasien dan membantu pasien mengatasinya.

Hipnoterapis  mungkin juga mengajarkan pasien teknik untuk membantu rileks dan menenangkan diri saat merasakan perasaan cemas.

Karena sebagian besar penderita kecemasan memiliki kadar zat kimia adrenal dan kortisol yang tinggi dalam aliran darah mereka, jadi belajar teknik relaksasi  dan mempraktikkannya secara teratur (idealnya setiap hari) akan membantu mengatur ulang ketidakseimbangan sistem saraf otonom (ANS).

Berapa kali hipnoterapi harus dilakukan untuk mengatasi gangguan kecemasan?

Hal ini bisa didiskusikan antara pasien dengan hipnoterapis, karena tingkat gangguan kecemasan setiap individu berbeda sehingga kebutuhan untuk menjalankan hipnoterapi pun berbeda. Bisa saja seseorang hanya membutuhkan satu atau dua sesi untuk mengatasi gangguan kecemasannya ada pula orang yang membutuhkan beberap kali sesi. Oleh karena itulah perlu mendiskusikannya dengan hipnoterapis berepa kali sesi dan teknik apa yang diraasa lebih efektif untuk mengatasi gangguan kecemasan.

Di mana Anda dapat menemukan hipnoterapis?

Jika memang Anda atau pun orang terdekat Anda mau membuat perubahan dalam hidup dan siap melakukan hipnoterapi untuk mengatasi gangguan kecemasan Anda bisa menemukan hipnoterapis di klinik hipnoterapi Life Transformation Center yang berlokasi di Bandung Indah Plaza, Lt 2 – 35 A Jl. Merdeka No 56, Bandung.

Kami berharap dapat membantu menghilangkan pemicu gangguan kecemasan para pasien dengan menggunakan bantuan dan teknik kami, sehingga mereka dapat mengatasi ketakutan situasional dan kemudian membuat perilaku positif baru tetap berlaku.

Dengan hipnoterapi, inilah saatnya untuk mengubah pikiran, perasaan dan perilaku yang terisolasi karena gangguan kecemasan. Hidupkanlah kembali kepercayaan diri dan bangunlah persepsi kuat yang lebih rasional baik itu terhadap diri sendiri, orang lain, sesuatu atau pun situasi dan kondisi. Hiduplah sesuai apa yang diinginkan tanpa terlalu menghiraukan kecemasan, karena kecemasan tidaklah permanen.

Memang tidaklah mudah mengatasi gangguan kecemasan namun tetaplah berusaha, hapus pemicu kecemasan dari pikiran dan ubahlah pikiran negatif tentang dunia sekitar. Hapus sedikit- demi sedikit rasa takutnya masuklah ke dalam pikiran orang yang percaya diri dan buatlah perubahan secara permanen.

Blog