Goals : 7 hal penting dalam membuat tujuan hidup

Goals : 7 hal penting dalam membuat tujuan hidup

Hidup adalah sebuah tantangan untuk bergerak maju meraih tujuan hidup kita. Hidup adalah kemampuan untuk mencapai sesuatu yang lebih di dalam kehidupan kita. Dan hidup berbicara tentang keinginan untuk memperbaiki diri, membawa aspirasi, mimpi dan membawa ke sebuah jalan pencapaian prestasi.

Menemukan apa yang ingin kita lakukan di dalam hidup bisa menjadi sebuah rencana yang menarik dan menimbulkan semangat perencanaan hidup kita. Namun ada beberapa kesalahan mendasar yang dilakukan banyak orang ketika menetapkan tujuan hidup. Dan, jika kita tidak menyadari hal ini, kesalahan-kesalahan ini dapat membawa banyak tantangan, frustrasi dan kekecewaan.

Berikut adalah 7 kesalahan yang harus dihindari dalam menetapkan tujuan hidup :

  1. Tujuan Hidup yang Tidak Jelas dan Tidak Spesifik

Seringkali kita menetapkan tujuan hidup dengan begitu sederhana, dan sayangnya juga tidak jelas dan spesifik. Banyak orang yang mungkin menginginkan hidupnya memiliki tujuan untuk bahagia.  Namun kebahagiaan itu tersebut tidak nyata seperti apa, dicapainya dengan cara apa, dan kapan mau didapatkan, semuanya samar. Tujuan yang tidak jelas dan tidak spesifik ini justru akan membuat Anda tidak mendapat apa-apa termasuk kebahagiaan Anda. Untuk itu mulailah menetapkan tujuan yang Spesifik dan jelas.

  1. Terlalu Sempit Dalam Berpikir

Bagi sebagian dari kita, ketika menetapkan tujuan, kita seringkali terlalu banyak fokus pada “Apa yang kita inginkan” daripada “mengapa kita menginginkannya”. Berpikir dengan cara ini membatasi imajinasi kita dan membuat kita menyadari hanya apa yang kita inginkan. Misalnya, jika Anda menetapkan tujuan Anda pada keinginan mendapatkan kekuasaan, kita akan mempersempit pandangan kita sendiri, dan berfokus hanya pada kekuasaan itu sendiri bukan pada prosesnya. Berfokus pada tujuan semata-mata dan bukan pada aspek proses akan menurunkan kemampuan Anda dalam berkembang. Dengan kata lain, bila Anda menempatkan tujuan Anda pada aspek yang sempit dari pekerjaan Anda dan melupakan alasan positif mengapa pekerjaan tersebut dilakukan, maka Anda melewatkan pentingnya perkembangan diri Anda.

  1. Menetapkan Tujuan Hidup yang Tidak Dapat Diukur

Sebuah tujuan yang tidak dapat diukur, sudah tercapainya atau tidak tujuan tersebut, akan menjadi sebuah tujuan mengawang-awang. Tidak adanya ukuran dari target atau tujuan bisa sangat menurunkan motivasi kita untuk mencapai tujuan tersebut. Kita tidak tahu kapan kita sampai pada tujuan kita, kita tidak tahu sudah berada di titik mana, dan kita tidak tahu harus berusaha seberapa kuat lagi. Akhirnya, tujuan yang tidak dapat diukur tersebut  hanyalah membawa kelelahan saja.

  1. Menetapkan Terlalu Banyak Tujuan

Pemahaman bahwa kita memiliki keterbatasan adalah sesuatu yang penting dan bisa bahaya kalau terlalu banyak tujuan. Dalam  hal ini berbahaya terlalu mementingkan kuantitas daripada kualitas. Berfokus pada satu  dua tujuan hidup yang  berkualitas jauh lebih mudah dikelola dan lebih bermakna daripada memiliki tujuan yang  banyak namu bingung mengeloanya. Sangat penting untuk dipahami bahwa tujuan yang mementingkan kualitas biasanya membuat orang mampu mengembangkan diri dan maju dengan cara yang positif sementara tujuan yang mementingkan kuantitas lebih terfokus pada keinginan untuk dapat terpenuhi secara cepat, instan tanpa melewati proses dan belum tentu memenuhi kebutuhan secara tepat.

Hal ini juga diungkap oleh Sean Covey dalam bukunya 4 Disciplines of Execution . Dalam bukunya, disampaikan untuk hanya memeliki satu dan tujuan saja untuk fokus bisa tercapai. Dan memang hasilnya seperti itu, fokus pada satu dan dua sasaran membuat tujuan kita lebih mudah untuk terwujud

  1. Menetapkan Tujuan Hidup Tanpa Strategi Dan Mindset yang Benar

Menetapkan tujuan dapat membantu kita mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi untuk mencapai tujuan kita perlu memiliki strategi yang baik serta pola pikir yang baik. Sebuah pola pikir yang positif dan sukses adalah inti dari strategi penetapan tujuan yang baik. Setelah semua di atas, tindakan kita juga sangat bergantung pada sudut pandang kita dan cara kita memandang dunia.

Sebuah strategi yang baik akan memperhitungkan setiap perangkap atau potensi tantangan yang datang menghampiri Anda. Strategi ini dapat memudahkan perjalanan Anda atau justru menyebabkan Anda menyerah sama sekali apabila tidak disusun dengan baik. Sementar mindset Anda adalah otak dari strategi Anda. Apabila Anda tidak mempunyai dasar mindset yang baik, tentu saja strategi yang terbentuk sudah pasti tidak baik, dan Anda tinggal menunggu waktu kalah perang dalam kehidupan Anda.

  1. Pengaturan Tujuan Terlalu Rendah

Ketika kita memiliki keyakinan terbatas sekitarnya tujuan kita, kita dapat memiliki kecenderungan untuk menetapkan tujuan kita terlalu rendah. Hal ini biasanya terjadi karena kita meremehkan kemampuan atau sumber daya kita sendiri baik karena pengalaman masa lalu atau informasi yang terbatas. Jika Anda berpikir tentang tujuan dan tidak benar-benar percaya Anda bisa mencapainya, maka kecenderungannya adalah untuk menurunkan standar Anda. Hal ini menggoda tapi tidak akan membuat Anda mencapai apa yang Anda inginkan. Pastikan bahwa Anda menyadari semua sumber daya Anda dan bekerja pada diri Anda untuk mengenali potensi sejati Anda.

  1. Harapan Tidak Realistis

Kebalikan dari poin enam, salah satu kesalahan pengaturan tujuan utama kita adalah dengan  menciptakan harapan yang tidak realistis.  Ini seperti menggigit lebih dari yang kita bisa kita kunyah sesuai dari kemampuan kita.  Artinya, tujuan yang kita buat terlalu jauh dari kemampuan kita yang nyata. Misalnya saja, Anda mempunyai pendapatan rata-rata tiga juta perbulan, dan anda mempunyai tujuau dalam enam bulan ke depan Anda mampu membeli sebuah mobil seharga 200 juta tanpa melakukan usaha yang lain. Tentu saja tujuan dan harapan Anda, adalah harapan yang sia-sia. Untuk itu mulailah membuat tujuan Anda realistis bisa dicapai dan sesuai juga dengan poin tiga, tujuan Anda bisa diukur.

Kesimpulan : Dalam menentukan sebuah tujuan, Anda perlu mempunyai dasar, yaitu mindset yang baik, kemudian tetapkan tujuan Anda yang bisa diukur dan dicapai, dan terakhir susunlah strategi-strategi efektif untuk mencapai tujuan tersebuts

Blog

Leave a Reply

Leave a Reply