Cara Motivasi Belajar dengan Mengenali Cara Berpikir Anak yang Orang Tua Wajib Tahu

Cara Motivasi Belajar dengan Mengenali Cara Berpikir Anak yang Orang Tua Wajib Tahu

Kemampuan berfikir dan belajar pada anak

Perkembangan kognitif mengacu pada pertumbuhan dalam berpikir dan belajar berbagai keterampilan, termasuk Bahasa, perhatian, perencanaan, pemecahan masalah, dan memori. Inti sari pembahasaan ini menguraikan beberapa esensi dasar perkembangan anak-anak dalam keterampilan berpikir dan belajar, dan memberikan bekal cara terbaik bagi orang tua dalam mendukung pertumbuhan anak-anak. Salah satu cara yang terbaik bagi orang tua dalam mendukung anak berpikir dan belajar pada tingkatan sekolah dasar adalah dengan berperan aktif dalam pembelajaran mereka di sekolah sehingga dapat selaras dengan pendidikan di rumah.

Penelitian internasional telah menemukan bahwa keterlibatan orang tua dengan sekolah anak-anak mereka memberikan kontribusi untuk prestasi anak di sekolah dan memiliki efek-efek positif pada kesehatan mental dan kehidupan sosialnya.

  1. Bagaimana cara anak belajar

Meskipun anak-anak dilahirkan dengan beberapa kecenderungan membawa sifat bawaan yang bersifat genetic, lingkungan yang merangsang belajar dan pengembangan sangat diperlukan untuk mendukung anak-anak dalam mencapai potensi belajar mereka. Para orang tua memainkan peranan penting dalam memberikan stimulasi dan dukungan untuk belajar anak-anak. Orang tua dapat membina perkembangan anak melalui betapa pentingnya memahami dunia anak dan memberika pengalaman yang berharga berada di sekitar mereka, dan memberikan pengalaman yang membangkitkan rasa ingin tahu minat mereka. Kesempatan anak-anak untuk terlibat secara aktif dalam belajar dari pengalamannya sendiri sangat penting untuk perkembangan mereka. Pengetahuan anak-anak tumbuh dari waktu ke waktu karena mereka membangun pemahaman sebelumnya. Ketika mereka menghadapi pengalamana baru, anak-anak mencari informasi yang mereka dapat gunakan untuk konfirmasi, menambah atau mengubah ide-ide mereka. Misalnya, ketika seorang anak mengalami peristiwa baru, pertama kali dia akan mencoba untuk memahami pengalaman baru dengan menyesuaikan pemikiran barunya. Namun jika pengalaman baru tidak sesuai dengan apa yang sudah dia ketahui, ini akan merangsang anak-anak membuat pemikiran baru atau cara-cara untuk memahaminya. Dengan mengadaptasi pemikiran lama dan menempatkan ide-ide baru, anak-anak akan mengembangkan pengetahuannya.

  1. Bagaimana jika anda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan anak anda

Contoh-contoh yang ada adalah panduan umum saja. Penting untuk diingat bahwa anak-anak berkembang pada tingkat yang berbeda dan dengan cara yang berbeda. Perkembangan cara berpikir dan belajar anak sering terjadi pada waktu yang sangat singkat dengan munculnya kemampuan-kemampuan baru dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam. Jika anda khawatir tentang perkembangan anak anda, anda bisa konsultasi dengan wali kelas, psikolog, atau konselor di sekolah anak anda, dan atau dengan dokter anak.

  1. Pengembangan keterampilan berpikir

Walaupun anak-anak sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan tertentu pada saat mereka mulai sekolah, sekolah mendorong pengembangan keterampilan yang lebih kompleks di sekolah, anak-anak memiliki tanggung jawab baru, seperti menyelesaikan pekerjaan mereka di kelas dan membawa hal-hal yang mereka butuhkan setiap hari. Hal ini mengharuskan mereka untuk belajar untuk mengatur diri mereka sendiri dan untuk memprioritaskan tugas-tugas penting. Selama tahun-tahun sekolah dasar, anak-anak terus memiliki banyak kesempatan untuk membangun dan meningkatkan keterampilan kognitif mereka dalam bidang berikut :

  1. Bahasa

Meskipun belajar membaca di sekolah penting untuk mengembangkan keterampilan keaksaraan, percakapan juga merupakan cara penting bagi anak untuk mengembangkan kemampuan Bahasa. Percakapan mengarahkan perhatian anak-anak untuk memahami secara rinci pengalaman atau suatu kegiatan. Orang tua memainkan peranan penting dalam membantu perkembangan Bahasa dan kognitif anak selama pendidikan sekolah dasar. Bahasa tidak hanya tentang berbicara. Hal ini juga termasuk menggunakan Bahasa tubuh dan gerak tubuh, mendengarkan, dan memahami apa yang orang lain katakan. Anda dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan penting ini dengan membuat waktu untuk melakukan pembicaraan biasa dengan anak-anak anda dimana anda mendengarkan dan menanggapi apa yang mereka katakan dengan penuh perhatian. Pastikan untuk tidak ada gangguan (misalnya mematikan tv, gagdet,dll) sehingga anda berdua bisa focus dengan baik.

  1. Perhatian

Belajar untuk memperhatikan dan berkonsentrasi pada satu hal dalam satu waktu dalam jangka waktu tertentu adalah pondasi penting untuk pembelajaran anak.Bermain game adalah cara kreatif dan efektif untuk mengembangkan perhatian keterampilan pada anak-anak. Ketika dia tumbuh besar, focus mereka sebagian besar menjadi lebih baik pada kegiatan dan tugas-tugas tertentu dan mereka tidak mudah teralihkan.Perhatian juga menjadi lebih terarah, dengan anak-anak secara bertahap menjadi lebih baik dalam memilih dan focus pada informasi yang paling penting untuk tugas tertentu. Orang tua dan wali dapat membantu anak-anak belajar untuk focus perhatian mereka dengan menunjukan hal-hal yang sangat penting atau menarik, atau dengan bertanya anak untuk umpan balik tentang apa yang telah mereka lihat. Orang tua dapat membantu anak-anak untuk focus dengan menunjukan hal-hal yang penting dan menarik atau dengan bertanya langsung tentang hal-hal yang sudah mereka ketahui. Contohnya : dengan menanyakan hal-hal yang lebioh spesifik seperti “apa hewan kesukaanmu?”, “apa yang special dari hewan itu?”, itu akan membantu anak-anak untuk focus dan meningkatkan kemampuan berpikirnya.

Catatan : hal yang biasa bagi banyak anak muda untuk memiliki kesulitan untuk memfokuskan perhatian mereka. Ini secara umum diatasi dengan bimbingan dan latihan.

  1. Memori

Memori sangat penting untuk menyimpan pelajaran-pelajaran, pemikiran-pemikiran, dan ide-ide sebelumnya sehingga mereka dapat berkembang, ketika anak tumbuh besar jumlah pengetahuan yang tersimpan di ingatan jangka panjang akan bertambah, dan jumlah pengetahuan yang tersimpan di ingatan jangka pendek menjadi terbatas. Ketika banyak informasi yang diingat akan memberikan banyak oengembangan dalam kemampuan berbahasanya, seperti pembendaharaan kosa kata, intonasi, dan kemampuan lainnya. Menggunaka strategi dalam pembelajaran itu memudahkan dalam penyampaian informasi tertentu kepada anak. Perencanaan sederhana yang di mulai sejak dini akan lebih efektif.Anak usia sekolah dasar lebih mampu dari anak-anak pra sekolah untuk merencanakan apa yang akan mereka lakukan sebelum mereka bertindak. Kemampuan untuk merencanakan dan penyelesaian masalah berkembang secara berkesinambungan ketika anak-anak diajarkan di sekolah melalui pemahaman dan pemecahan masalah. Orang tua dapat mendukung pembelajaran semacam ini dengan mengajukan pertanyaan seperti “bagaimana jika….?”, “bagaimana bisa…..?”, dan kemudian membimbing mereka menyelesaikan masalah  setahap demi setahap.

  1. Berpikir tentang berpikir

Perkembangan kognitif anak-anak didorong ketika mereka mengembangkan keterampilan untuk melacak proses pemikiran mereka sendiri. Keterampilan ini membantu anak-anak untuk memikirkan apa yang harus dilakukan, dan tahu apakah mereka berhasil atau kapan harus meminta bantuan. Berpikir tentang pemikiran mereka sendiri membantu anak-anak menjadi pelajar yang lebih mandiri. Misalnya, jika anak-anak dapat memantau pemahaman mereka tentang cerita karena mereka membacanya, mereka akan tau sendiri jika mereka perlu membaca kembali bagian tertentu atau mencari petunjuk disekitar teks dan gambar untuk membantu mereka memahami.

  1. Memahami pandangan orang lain

Memahami bahwa orang lain memiliki pandangan yang berbeda berkembang sejalan dengan usia. Anak-anak cenderung percaya bahwa semua orang berpikir dengan cara yang sama dengan apa yang mereka lakukan. Mendengar perspektif orang lain membantu untuk merangsang anak-anak berpikir. Untuk alasan ini, anak-anak sering mendapatkan manfaat dari kegiatan kelas yang melibatkan mereka belajar bersama dalam kelompok-kelompok kecil. Kooperatif belajar dengan anak-anak lain juga mendorong prilaku social yang positif.

  1. Poin penting dalam mendukung cara berpikir dan belajar anak-anak

Orang tua dapat mendukung anak-anak dalam proses pembelajaran dengan banyak cara. Terlibat dalam proses pembelajaran yang sangat menarik (bukan hanya sekedar mendapatkan hasilnya) membantu anak-anak melihat bahwa belajar adalah menyenangkan. Mengenal kelebihan dan kekurangan anak-anak bisa membantu para orang tua untuk memilihkan kegiatan yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan perkembangannya.

Hal ini juga meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan berhasil, membantu mereka membangun kepercayaan dlam kemampuan mereka sendiri dan mendorong mereka untuk mencoba tugas lebih lanjut.

  1. Mendorong anak-anak dan membangun kepercayaan

Memberikan pujian  dan mengakui upaya anak-anak dan bukan hanya keberhasilan mereka. Menunjukan anak anda lebih menghargai usaha atau proses mereka membamtu untuk memberi mereka kepercayaan diri untuk terus mencoba.

  1. Jauhkan dari gangguan

Anak-anak perlu waktu terfokus untuk belajar dan berpikir. Membantu anak-anak mengembangkan perhatian dan konsentrasi dengan membuat yakin bahwa waktu tenang disisihkan untuk pekerjaan rumah dan tugas-tugas belajar lainnya tanpa tv atau gangguan lainnya. Mendukung dan menghargai bagi konsentrasi dan bertahan dengan tugas-tugas belajar akan mendukung baik kebiasaan belajar dan pembelajaran yang efektif.

  1. Memberikan scaffolding untuk belajar anak-anak

Memperpanjang belajar anak dengan mengajukan pertanyaan, memberikan anak-anak petunjuk dan membimbing mereka langkah demi langkah untuk membangun keterampilan mereka sehingga mereka dapat mencapai titik menyelesaikan seluruh tugas sendiri.

  1. Pola perkembangan dalam pemikiran anak-anak dan belajar

Sebagian besar anak-anak cenderung untuk mengembangkan keterampilan untuk berpikir dan belajar dalam urutan terprediksi (misalnya anak-anak mulai bercerita dengan melihat gambar di buku sebelum mereka belajar untuk mengenali kata-kata). Namun, penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang pada tingkat yang berbeda dan perbedaan itu biasa terjadi. Perbedaaan mungkin karena anak-anak kecenderungan mewarisi, pengalaman dan peluang mereka terkena, atau kombinasi keduanya. Sebagian anak-anak belajar untuk menggunakan Bahasa dengan cara yang semakin kompleks mendukung pembelajaran dan pengembangan lebih lanjut. Bahasa membantu untuk mengatur pemikiran anak-anak. Hal ini memungkinkan mereka untuk menggunaka logika dasar dan secara bertahap mengembangkan kapasitas mereka untuk memikirkan situasi, memecahkan masalah dan mengembangkan ide-ide mereka sendiri.

Blog

Leave a Reply

Leave a Reply