CARA MENJAGA EMOSI PADA MASA KEHAMILAN

CARA MENJAGA EMOSI PADA MASA KEHAMILAN

Proses kehamilan pasti dialami oleh seorang ibu yang hendak mempunyai anak. Anak dikandung selama sembilan bulan dan kemudian dikeluarkan dengan proses melahirkan.Dalam proses kehamilan ini tentu saja perlu melihat kondisikesehatan ibu dan janin.  Kesehatan ibu dan janin penting sekali untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dan juga sangat penting untuk persiapan persalinan bagi ibu.

Biasanya, faktor yang mempengaruhi kesehatan ibu dan janin yang sering diperhatikan adalah gizi. Dan memang benar, faktor gizi merupakan salah satu faktor yang penting untuk membentuk kesehatan ibu, dan juga pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam tubuh ibu. Seorang ibu yang sedang hamil memerlukan gizi yang lebih banyak dan lengkap daripada wanita lainnya karena seorang ibu hamil memerlukan tenaga untuk menjalankan kehamilannya, memberi nutrisi pada bayinya dan memerlukan tenaga untuk persiapanmelahirkan anaknya.

Faktor gizi memang penting, tetapi selain faktor gizi tersebut, ada juga faktor penting lainnya yang seringkali dilupakan oleh ibu, suami ataupun keluarga, yaitu faktor psikis dari seorang ibu dan anak yang di dalam kandungan.Seringkali faktor pikiran dan emosi ibu jarang diperhitungkan, padahal untuk membentuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik bagi janin,faktor pikiran dan emosi ini sangat penting.

Seorang ibu hamil yang stress dan mengalami gangguan emosi dapat mengalami perubahan hormonal sehingga menggangu pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Beberapa kemungkinan buruk yang dapat menimpa janin selama kehamilan akibat adanya stress pada ibu,  yaitu adanya pelemahan kekebalan tubuh pada janin, tingkat kemungkinan terjadinya alergi pada janin bertambah, kemungkinan terjadi keguguran semakin tinggi, beresiko terjadinya autisme dan kecacatan pada janin, meningkatkan kemungkinan lahir prematur dan berat badan rendah,  dan masih banyak lainnya yang buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan janin.

Penting sekali ternyata untuk menjaga pikiran dan emosi seorang ibu hamil tetap baik dan stabil. Untuk itu, tentu saja diperlukan juga partisipasi yang baik untuk mendukung seorang ibu yang hamil dari orang-orang terdekatnya, yaitu suami dan keluarga. Ada beberapa tips yang dapat saya bagikan untuk membantu Anda para ibu hamil dalam mengatur pikiran dan emosinya untuk tetap stabil dan baik, antara lain :

  1. Belajar untuk terbuka dan berani mengomunikasikan masalah pikiran dan emosi anda kepada orang yang terdekat dengan Anda, seperti suami anda, ataupun keluarga anda. Berani komunikasikan kecemasan anda, kekhawatiran anda, dan semua masalah yang anda takutkan. Hal ini penting agar anda tidak merasa sendirian dan anda bisa mendapat solusi yang baik bagi masalah pikiran dan emosi anda.
  2. Rencanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan masa kehamilan dan proses persalinan dengan hati-hati dan matang. Banyaklah membaca buku seputar kehamilan dan persalinan. Anda juga boleh tanyakan pada orang-orang yang ahli di bidang tersebut.
  3. Jaga kondisi fisik anda agar tetap sehat. Tetap lakukan rutinitas yang sesuai dengan kemampuan ibu hamil, dan jaga asupan dari nutrisi anda. Hal ini penting karena kondisi fisik ibu yang jelek dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin termasuk emosi dari ibu itu sendiri.
  4. Jaga pikiran anda untuk tetap sehat, rileks dan santai. Cari waktu untuk santai dan menenangkan pikiran, cari tempat yang tepat untuk menenangkan dan merilekskan pikiran anda, dan cari cara yang tepat untuk membantu anda merilekskan, menenangkan dan membuat santai pikiran anda.
Blog

Leave a Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *