Cara Mengajar yang baik dengan Teknik Multi Sensory

Cara Mengajar yang baik dengan Teknik Multi Sensory

Apa itu teknik mengajar multisensory? “kalau anak tidak berhasil memhaami semua pelajaran yang anda ajarkan, maka anda harus segera mengubah strategi mengajar anda sesuai dengan cara belajarnya”.

Teknik mengajar multisensory sering digunakan untuk anak anak yang mempunyai cara belajar yang berbeda beda. Seperti telah dilakukan sebuah penelitian bahwa anak yang mempunyai kesulitan belajar membaca, sebuah teknik mengajar multisensory akan sangat efektif di gunakan pada anak ini.

Teknik dan strategi  mengajar multisensory merangsang pembelajaran dengan menggabungkan para siswa kedalam beberapa cara belajar dengan tingkatan yang berbeda pula. Teknik ini mendorong siswa untuk menggunakan beberapa atau seluruh indranya untuk mengumpulkan sebuah matarantai informasi yang nantinya akan memberinya ide ide untuk memahami dan merasakan secara logika dan kemudian memberikan problem solving.

Mempelajari problem solving atau cara mengatasi masalah sampai mencapai pemahaman hubungan antar konsep satu dengan yang lain dengan cara pengungkapan alasan yang nonverbal. Menyimpan informasi dan menyimpannya untuk kemudian digali lagi.

Menggunakan sebuah teknik mengajar multisensory adalah membantu para siswa untuk belajar melalui beberapa indra atau sensor yang dimilliki. Kebanyan teknik mengajar yang telah biasa digunakan adalah antara pendengaran atau penglihatan (visual atau auditory). Penglihatan anak adalah untuk membaca informasi, melihat teks, gambar  bacaan informasi dari papan tulis. Pendengaran di gunakan untuk mendengarkan apa yang diterangkan oleh guru. Pengllihatan anak dapat terpengaruh dengan kesulitan mengkuti proses visual, begitu pula dengan pendengaran terkadang proses auditory anak sangat lemah.

Solusinya dari kesulitan kesulitan ini adalah dengan melibatkan lebih banyak lagi indra indra yang dimiliki anak, terutama indra peraba (tactile) dan gerakan (kinesthetic), ini akan menolong otak anak anak untuk berkembang menyimpan memori  secara tactile dan kinestetik sebaik dengan mereka yang visual atau auditory.

Anak anak yang mengalami kesulitan belajar tertentu mempunyai kesulitan pada satu atau lebih area seperti membaca, mengeja, menulis, mendengar perbandingan, bahasa yang ekspresif.  Teknik mengajar multisensory membantu anak untuk menggunakan kelebihan indra atau sensornya  untuk belajar dan lebih memahami pelajaranya dengan cepat. Mereka dapar mengatur dari yang sederhana sampai ke yang kompleks tergantung kebutuhan dan tugas yang diberikan.

Learning Style

Beberapa teori dari para peneliti menyebutkan bahwa banyak dari anak anak yang mempunyai cara belajar pada area tertentu atau mempunyai kemampuan belajar dengan indra atau sensor tertentu,yang disebut dengan “learning style”, dan disarankan untuk menggunakan teknik ini dalam mengajar ,jika ini diterapkan secara simultan dan konsisten maka anak anak akan pelajaran dan informasi akan mudah tersampaikan,mereka mudah memahami.

Ini adalah beberapa teknik multisensory yang bisa di gunakan sebagai panduan untuk membimbing anak anak dalam belajar :

  1. Untuk merangsang para visual learner
  • Bacaan atau gambar diatas kertas, poster, model, graf
  • Pengajaran dengan infokus
  1. Auditory learner
  • Rekaman kaset, memasang alat pembaca.
  • Film, musik, lagu, bicara yang berirama.
  1. Tactle learner
  • Menggunakan bak pasir,kertas timbul, objek objek yang bertekstur
  • Mengunakan model utuh atau nyata yang bisa diraba atau dipegang
  • Menggunakan bahan yang bisa dibentuk seperti playdough untuk belajar matematika atau angka
  1. Kinestetik learner
  • Menggunakan gerakan motorik kasar seperti lompat, tepuk, menari,
  • Bernyanyi sambil berhitung atau menghapal benda benda atau hal hal yang lainya
  • Perbanyak game atau permainan yang mengajak untuk bergerak dengan kecepatan.

Bagaimana teknik mengajar multisensory ini bekerja ?

Proses pembelajaran sering terhambat pada penglihatan atau visual anak pada proses membaca buku teks, memahami informasi ini juga terjadi pada pendengaran, banyak anak mempunyai kelemahan dalam proses penerimaan pelajaran atau memahaminya karena kesulitan dalam pendengaranya.

Teknik mengajar dengan multisensory  tidak dibatasi dengan penggunaan pada mendengar (listening) atau membaca (reading) semata, teknik ini mencoba untuk menggunakan seluruh indra atau sensor pada anak. Setiap pelajaran tidak akan menggunakan setiap sensor pada anak (rasa, penciuman, sentuhan, penglihatan, pendengaran, atau pergerakan). Tapi dengan multisensory anak akan di hubungkan dengan pelajarannya menggunakan lebih dari satu cara untuk mempelajari dan memahami setiap pelajaran

Digunakan untuk subjek subjek apa saja teknik mengajar multisensory?

  1. Banyak digunakan pada program pembelajaran pada anak anak yang mengalami kesulitan dalam membaca, mengeja, memahami.
  2. Digunakan juga untuk anak anak yang kesulitan dibidang matematika, berhitung, menghitung, geometri.
  3. Digunakan dalam pelajaran science, dimana anak di ajak untuk menampilkan eksperimen dari mulai proses sampai menemukan hasil.
  4. Digunakan bagi anak yang kinestetik learner, dimana anak diajak tidak hanya mendengar, melihat tapi juga bergerak dalam mengikuti pelajaran, seperti mengingat angka, selain melihat dan mendengar angka, maka dapat di iringi dengan tepukan atau tarian agar anak dapat mengintanya.

Teknik mengajar multisensory sangat bermanfaat bagi semua anak peserta didik dalam kelas terutama bagi anak yang mempunyai kesulitan dalam visual dan auditory atau anak yang mempunya kesulitan dalam focus atau konsentrasi.

Menggunakan multisensory memberikan anak anak banyak cara dalam pembelajaran dan memahaminya, teknik ini juga memudahkan anak untuk :

  1. Mengumpulkan informasi
  2. Menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah di dapat sebelumnya
  3. Memahami dan membuat jalan keluar untuk setiap masalah
  4. Menggunakan alasan alasan secara nonverbal
  5. Membantu anak untuk bisa mencapai potensi belajar yang ada dalam dirinya dalam mengingat dan memahami pelajaran.

Teknik mengajar multisensory akan menunjukan bahwa beda anak beda cara belajar dan memahami pelajaran yang disampaikan, ini juga membantu menemukan anak anak selain dari anak yang kesulitan fokus atau konsentrasi. Dan dengan multisensory akan membantu peluang anak anak dalam mencapai kesuksesan.

Blog

Leave a Reply

Leave a Reply