10 Cara Komunikasi dengan Pasangan Anda yang Sensitif

10 Cara Komunikasi dengan Pasangan Anda yang Sensitif

Sebagai orang yang dewasa, Anda pasti  sulit untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kepada siapa pun termasuk mungkin kepada pasangan anda sekalipun. Hal ini bisa dikarenakan Anda kurang pengalaman dalam menjalin hubungan atau mungkin karena sebelumnya tidak pernah sama sekali mengalami sebuah hubungan, sehingga Anda sulit untuk berbagi  dengan pasangan Anda. Mungkin juga dalam kehidupan pernikahan Anda, Anda dan pasangan hanya sebentar berpacaran dan langsung menikah tanpa proses lama dikarenakan faktor usia, dan berharap secara bertahap mengalami perubahan dalam hidup Anda dan istri, sehingga semua hal yang tadinya canggung bisa berubah.

Dalam kenyataannya, mungkin saja Anda memiliki pasangan yang hipersensitif. Atau bisa saja terjadi yang sebelumnya biasa saja, namun dengan seiring perjalanan pernikahan Anda, pasangan Anda menjadi hipersensitif dan mudah meluapkan emosi. Saat luapan emosi ini muncul, kecanggungan antara Anda dan pasangan malah bertambah parah. Bukannya hubungan Anda membaik, justru bertambah parah, pasangan Anda memiliki emosi yang tidak stabil, mudah marah, mudah tersinggung dan lain-lain. Hal ini harus segera diwaspadai, karena cepat atau lambat dapat menjadi bom waktu dalam hubungan Anda.

Namun, yang harus diketahui juga, pasangan yang hipersensitif juga memiliki beberapa kelebihan, antara lain dia dapat mengetahui apabila ada yang janggal dalam diri Anda. Dia tahu apa yang dapat menggelisahkan Anda, dia tahu apa yang dapat menyenangkan hati Anda, dan berbagai perasaan Anda dapat dirasakan oleh pasangan Anda yang hipersensitif.

Dari segala kekurangan dan kelebihan yang Ada pada pasangan Anda yang hipersensitif, yang terpenting dalam membangun hubungan yang baik adalah saling terbuka. Dengan Anda berkomunikasi yang baik dengan pasangan Anda, sudah tentu Anda juga akan dapat berkomunikasi dengan orang lain secara baik. Dengan demikian, maka Anda dapat membawa diri Anda lebih dekat serta menjadikan yang terbaik dalam situasi dan kondisi apapun.

Berikut ini sepuluh cara  dan tips untuk berkomunikasi yang baik dengan pasangan Anda yang hipersensitif, yaitu:

1.Berempati

Tempatkan diri Anda pada posisi pasangan Anda dan benar-benar mencoba untuk memahami dari mana pasangan Anda itu berasal. Mungkin Dia memiliki perasaan sensitif karena suatu alasan, dan dengan alasan itu dia dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya,  yang mungkin saja Anda pun tidak dapat merasakan atau tidak mengerti. Sehingga yang perlu Anda lakukan adalah mencoba memahami Dia sepenuhnya.

Memiliki perasaan sensitif adalah suatu karunia untuk orng yang hipersensitif. Kemampuan untuk merasakan  perasaan dari luar dirinya, misal merasakan energi dari orang lain di sekitar dia adalah sebuah karunia unik. Namun perasaan tersebut akan sangat mengganggu dan dapat menimbulkan dampak yang berat pada diri pasangan Anda yang hipersensitif serta dapat mengakibatkan munculnya energi yang negatif, jika dia tidak dapat mengontrol dirinya. Hal itu dapat terjadi jika pasangan Anda yang hipersensitif mencoba untuk berkomunikasi  dengan lingkungannya, namun tidak ada yang mengertinya. Oleh karena itu, sebagai orang terdekatnya, sebaiknya Anda harus lebih memahami pasangan Anda  yang memiliki perasaan yang sensitif dengan berempati dan mencoba merasakan yang ia rasakan.

2.Mendengarkan

Mendengarkan sepenuhnya apa yang pasangan Anda katakan adalah tips yang kedua bagi Anda yang memilik pasangan yang hipersensitif. Bagi orang yang memiliki sifat hipersensitif bisa saja terlihat  penuh dengan perasaan negatif, termasuk juga pasangan Anda. Namun, bisa jadi pasangan Anda itu mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal karena pasangan Anda membicarakan hal yang sebenarnya kita tidak tahu, tapi baginya, dia tahu hal itu. Untuk itu jangan pernah Anda menyela pembicaraan pada saat pasangan Anda sedang bercerita karena bisa jadi pasangan Anda akan sangat marah. Biarkan pasangan Anda berbicara dengan bebas, mungkin itu cara satu-satunya untuk pasangan Anda untuk membuat perasaannya menjadi lebih baik. Semua perasaan baik itu akan tercapai bila Anda mendengarkan apa yang pasangan Anda katakan dan saling mengerti.

3.Memberikan Kasih Sayang Fisik

Sama dengan pokok bahasan di atas bahwa  kasih sayang secara fisik juga dapat menjadi produktif apabila komunikasi dengan pasangan Anda selalu terjalin. Bahasa tubuh nonverbal dapat anda lakukan saat berkomunikasi dengan pasangan sensitif Anda, contohnya dengan melakukan sentuhan sederhana atau meletakkan tangan Anda di tangannya. Pasangan Anda akan berpikir bahwa Anda sangat peduli  dan sayang, karena orang yang sangat sensitif itu butuh sekali rasa kasih sayang, merasakan kenyamanan dan merasakan terlindungi. Maka, jika Anda mempunyai pasangan yang sangat sensitif cobalah Anda sentuh dia dengan lembut dan pegang tangannya dengan penuh rasa kasih sayang.

4.Mencoba Menjelaskan Jawaban Anda Berulang-ulang Secara lembut

Disaat Anda diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari pasangan Anda yang sensitif cobalah Anda mengulang kembali pertanyaan yang ia tanyakan kepada Anda, agar pasangan Anda itu mengingat dan merasakan bahwa pertanyaannya itu betul seperti yang ia katakan. Supaya pasangan Anda yakin bahwa Anda sangat mendengarkan dengan serius saat ia berkata apapun dalam artian Anda dan penuh perhatian mendengarkannya apabila dia berbicara. Yang perlu Anda ketahui juga bahwa pasangan yang sangat sensitif itu tidak hanya butuh jawaban yang singkat melainkan jawaban yang sangat rinci baginya.  Pasangan sensitif Anda akan tahu bahwa Anda memahaminya, dan meyakinkannya bahwa Anda tidak hanya mencoba untuk memperbaiki masalah yang ada di dalam hubungan pasangan Anda namun juga mau bersamanya karena dalam menjalin hubungan bersama pasangan Anda pasti akan ada suatu permasalahan yang timbul bukan hanya dari hubungan pasangan, melainkan juga bisa timbul permasalahan dari luar hubungan pasangan Anda.

5.Berbicara dengan lembut kepada pasangan sensitif Anda

Terkadang Anda tidak dengan sengaja pernah berbicara dengan pasangan Anda yang sensitif dengan suara keras atau nada yang keras. Baginya, ketika Anda berbicara dengan suara keras kepadanya maka dia memiliki tanggapan bahwa Anda merendahkannya sebagai pasangan Anda. Cobalah Anda berbicara dengan lembut dan halus kepada pasangan sensitif Anda.  Apabila Anda lupa bahwa pasangan Anda itu sensitif, maka dengan cepat keadaan akan dapat memburuk sehingga dapat terjadi pertengkaran pendapat yang tidak dapat terselesaikan.

6.Hargai Perasaan Pasangan Anda

Dikala pasangan sensitif Anda mempunyai suatu masalah sebaiknya Anda mendengarkan saja dengan penuh empati dan jangan menjawab sebelum pasangan Anda memberikan kesempatan untuk meminta  Anda bagaimana solusi atau jawabannya. Sebaliknya jika pasangan Anda tidak memberikan kesempatan berbicara maka Anda sebaiknya diam saja, dengan demikian biarkan dia menyelesaikannya sendiri. Jika sudah tenang dalam artian ia sudah tidak berbicara dalam selang waktu setengah jam, silahkan Anda tunjukan rasa empati kepada pasangan Anda. Misalkan pasangan Anda mendapatkan masalah karena Anda, maka Anda dapat meminta maaf dan berkata “mohon maaf atas kesalahan yang lakukan saat ini “.

7.Minta maaf

Jika Anda melakukan kesalahan sebaiknya Anda mengatakan minta maaf kepada pasangan Anda. Anda jangan pernah menganggap secara pribadi bahwa Anda selalu salah dihadapan pasangan Anda. Sebenarnya  pasangan Anda  hanya ingin merasa bahwa Anda memahami bagaimana perasaan Dia. Anda telah banyak belajar bahwa rasa meminta maaf pun merupakan salah satu rasa empati kepada pasangan Anda,  yang mungkin saat ini sedang membutuhkan Anda. Pengungkapan rasa  meminta maaf itu menunjukan bahwa “ Anda mengerti pada saat ini, pasangan Anda sedang mengalami perasaan yang  tidak nyaman”.  Bagi beberapa orang biasanya sulit untuk mengungkapan kata “mohon maaf”, karena mereka butuh proses. Namun tetap bisa dilatih untuk hubungan Anda berdua yang bahagia.

8.Sabar

Jika Anda memiliki pasangan yang hipersensitif, Anda harus lebih sabar karena hal ini banyak mengambil waktu yang cukup lama untuk proses untuk mengurangi sensitifitasnya. Pasangan Anda tidak mungkin berpikir secara logis tentang situasi yang dia alami dalam kesensitifannya itu. Jika menghadapi pasangan yang sensitif ini Anda harus otomatis  membuat pikiran menjadi secara logis dan jangan menggunakan emosi.  Dalam menghadapi orang yang hipersensitif butuh kesabaran dan itu tugas Anda untuk memperbaiki pasangan Anda tersebut. Perlu Anda ingat pada saat Anda terpuruk dalam pekerjaan pasti  pasangan Anda juga akan bersabar dengan Anda atas yang dialami oleh Anda dalam pekerjaan yang dihadapi.

9.Carilah Solusi

Dari semua pembahasan diatas bisa kita rangkaikan bahwa setelah Anda berempati dan meminta maaf sambil menunjukkan rasa kasih sayang secara fisik, saatnya untuk mencapai solusi bersama. Dari beberapa pemecahan di atas untuk mengatasi pasangan yang sensitif, ada beberapa solusi yang baik untuk pasangan Anda merasa lebih baik. Ada juga beberapa pertanyaan yang dapat menghibur pasangan Anda yang sensitif seperti : “Bagaimana saya dapat membantu kamu dengan masalah ini?” “Apakah ada yang bisa saya lakukan untuk membuat kamu merasa lebih baik?” atau Sering kali, pasangan Anda akan memberitahu Anda apa yang mereka butuhkan dan itu adalah jawaban Anda untuk membantunya.

10.Ingat Cinta Anda

Jika Anda telah memilih pasangan Anda, berarti Anda telah siap hidup bersama, walaupun pasangan Anda itu hipersensiif. Anda harus dapat mengubah hal-hal yang sering diabaikan pada saat sebelum Anda memiliki pasangan. Setelah Anda memilih Dia sebagai pasangan hidup Anda, ingat itulah pilihan Anda untuk hidup bersama setiap hari. Pada saat Anda dengan pasangan Anda memulai hidup baru, Anda akan merasakan hal yang berbeda, mungkin bahagia bisa bersama-sama, tidak pernah jauh dari pasangan Anda. Setelah menjalin beberapa tahun mungkin masalah-masalah kecil akan muncul. Misal, yang dulunya selalu bersama pergi kemana pun juga, walaupun letaknya dekat, namun setelah itu mungkin salah satu dari Anda sudah mulai mengatur dan tidak mau pergi bersama lagi. Atau juga bisa terjadi saat penghasilan Anda merosot, pasangan Anda tidak mau mengerti dengan situasi itu. Itu contoh yang kecil tetapi akan menjadi besar kalau tidak dapat mengubahnya. Maka di saat itulah sering dikatakan masa-masa sulit hubungan Anda, padahal sebenarnya masa-masa tersebut adalah masa yang paling PENTING untuk mengingat semua alasan mengapa Anda memilih Dia untuk hidup bersama.

Catatan Yang Harus Anda Ingat :

Sesuatu dikatakan cinta kepada pasangan adalah saat kedua pasangan saling memiliki rasa cinta. Mencintai pasangan Anda saat pasangan Anda mencintai Anda sangat mudah, tetapi ketika mungkin dia tidak lagi mencintai Anda, cinta dapat dikatakan merupakn hal yang sangat sulit.

Apakah Anda dan Pasangan Anda dapat menjalin cinta untuk seterusnya ? Dalam hal ini, hanya Anda dan  pasangan yang dapat menjawabnya. Jika masa sulit itu terlewati, maka Anda dan pasangan dapat mempertahankan hubungan Anda.  Anda perlu Ingat bahwa pasangan Anda hipersensitif adalah hadiah dan karunia dan Anda harus menerima dan mencintainya. Dalam hal ini bahwa Anda harus mencintainya tanpa batas dan syarat Karena kesabaran  Anda sangat dibutuhkan dalam kasus ini, dan Anda perlu ingat kehidupan rumah tangga itu tidak akan pernah sama.

Dari semua ini mari kita ambil hikmahnya yaitu apapun tekanan dalam rumah tangga tetap kita harus sabar, penuh kasih, dan lembut terhadap pasangan kita.

Blog

Leave a Reply

Leave a Reply