Efek Negatif Mengeluh

Efek Negatif Mengeluh

Blog

Efek Negatif Mengeluh

Seorang manusia pasti tidak luput dari sebuah masalah, mungkin masalah pekerjaan, masalah pendidikan, masalah keluarga, ataupun masalah-masalah lainnya. Saat menghadapi masalah tentunya, respon yang dikeluarkan setiap orang berbeda. Ada yang bisa menerima dengan lapang dada, ada yang menerimanya sebagai sebuah tantangan, atau bahkan ada yang tertekan dan mengeluh.

Mengeluh adalah sebuah reaksi negatif yang keluar karena adanya suatu permasalahan. Ketika seseorang mendapat sebuah masalah dan merasa kesusahan, merasa  sedih atau merasa masalah yang dihadapi  tidak sesuai dengan keinginan keluarlah reaksi mengeluh. Mengeluh adalah salah satu refleks dari diri untuk menolak permasalahan yang ada di depan. Mengeluh dilakukan seseorang secara tanpa sadar. Bisa secara spontan atau lewat perbincangan bersama teman yang biasa disebut curhat.

Mengapa seseorang mengeluh ?

Seseoang akan mulai mengeluh ketika menghadapi suatu permasalahan atau situasi yang rumit. Kadangkala kita ingin meluapkan rasa marah atau rasa ketidakpuasan. Tapi bisa juga seseorang mengeluh untuk mengharapkan simpati atau mendapatkan pengakuan dari sekitarnya dengan cara mengeluh.

Sebenarnya seseorang boleh saja mengeluh  terhadap dirinya sendiri ataupun orang lain.  Asalkan tidak terlalu sering dan tidak mengeluhkan setiap hal kecil yang terjadi di hidup. Dengan kemajuan jaman dan perkembangan media sossial belakangan ini memudahkan seseorang untuk melakukan curhat dan langsung membaginya tanpa memikirkan dampak yang dapat timbul.

Perlu Anda ketahui bahwa mengeluh terlalu banyak ternyata bisa berdampak negatif pada diri sendiri dan juga orang lain. Berikut ini efek negatif dari terlalu banyak mengeluh :

1.Mengeluh Memperpendek Usiamu

Seseorang yang terlalu sering mengeluh bahkan hanya karena hal sepele selalu tidak merasa puas kalau belum mengeluh. Mengeluh inilah, mengeluh itulah, mengeluh pada siapa saja dan dimana saja. Terkadang orang berpikir mengeluh itu akan meringankan beban hidupnya padahal pada kenyataannya tidak, dan bahkan justru memperberat hidupnya sendiri.  Dan yang paling penting Anda ketahui, ternyata mengeluh dapat  berdampak buruk bagi kesehatan Anda.. Orang yang gemar mengeluh biasanya berusia tiga kali lebih pendek dari orang yang bisa menikmati hidupnya. Dari sebuah survei, orang yang jarang mengeluh memiliki masa hidup  9-10 tahun lebih lama dibanding mereka sering mengeluh.

2.Mengeluh Hanya Memperburuk Keadaan

Orang yang sering mengeluh biasanya lupa untuk bertindak. Mereka yang senang mengeluh hanya fokus pada keluhannya saja tanpa mau mencari solusi terhadap permasalahannya.  Padahal hanya mengeluh saja tanpa berbuat apa-apa tidak akan menyelesaikan masalahmu. Mengeluh justru akan membuatmu semakin frustasi. Mengeluh hanya akan menjadikanmu sebagai manusia sinis dan pesimis terhadap semua permasalahan dan pengalaman hidup. Penderitaan yang dirasakan akan menimbulkan stress dan depresi berkepanjangan. Hasilnya justru hanya akan memperburuk keadaan diri sendiri saja.

3.Mengeluh Itu Menular

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Kent di Inggris menemukan bahwa mengeluh kepada orang lain hanya akan membuat suasana hati orang yang mendengar atau melihatnya menjadi sama buruknya atau justru lebih buruk dari orang yang mengeluh. Seseorang yang mendengar atau melihat keluhan  orang lain secara tanpa sadar ikut memasukkan keluhan-keluhannya ke dalam percakapan sebagai upaya untuk merespon keluhan yang dibicarakan padanya. Pada akhirnya pembicaraan yang terjadi hanyalah pembicaraan mengeluh satu sama lain. Meskipun mengeluh mungkin dipikir dapat mengurangi beban namun berhati-hatilah mungkin justru dapat keluhanmu menularkan hal negatif kepada orang disekitarmu dan meperburuk keadaan.

4.Mengeluh Dapat Menambah Masalah Baru

Kemajuan teknologi terutama media sosial menjadi sarana atau tempat mengeluh paling mudah. Setiap orang dapat menulis apapun yang ada di dalam pikirannya tanpa memikirkan dampaknya terlebih dahulu. Menyebut nama seseorang yang membuatmu kesal atau menyertakan merk dan nama sebuah instansi dalam sebuah keluhan yang  ditulis dalam status facebookmu dapat membuat masalah baru bagi dirimu sendiri. Kelihatannya memang sepele namun hal ini bisa memicu masalah besar. Kamu bisa terjerat kasus hukum apabila seseorang, merk atau instansi tidak terima dan menuntutmu dengan tuduhan pencemaran nama baik.

5.Mengeluh Membuat Diri Sendiri Terlihat Buruk

Mengeluh di media sosial juga akan membuat orang-orang di sekitarmu tahu keburukanmu dan kekuranganmu. Orang akan tahu bahwa kamu tidak mampu menyelesaikan masalahmu sendiri malah curhat pada orang lain. Kamu akan terlihat kurang bersyukur dan mudah putus asa. Hal ini dapat membuat orang lain meremehkanmu, menganggapmu lemah dan mungkin menjadi malas berteman denganmu.

Itulah beberapa efek negatif mengeluh yang dapat terjadi apabila seseorang  terlalu sering mengeluh tanpa mencarai solusi penyelesaian masalah. Tentu sebagai manusia biasa kadangkala kesusahan menghadapi sebuah masalah yang memang berat, dan secara refleks mengeluarkan keluhan. Namun harus juga diingat, terlalu sering mengeluh pun hanya akan memperburuk keadaan tanpa solusi. Pertanyaan sekaligus jawaban yang dapat Anda pakai untuk mengatasi keluhan Anda adalah “Kenapa tidak mulai bersyukur?” Bersyukur terhadap segala sesuatu yang sudah Anda punyai mungkin adalah sebuah solusi daripada mengeluh terhadap segala sesuatu yang belum Anda punyai. Mulailah bersyukur dan berhenti mengeluh. Lebih baik mencari cara dan solusi untuk menyelesaikan masalah daripada hanya mengeluh.