Hipnoterapi Dalam Kesehatan

Hipnoterapi Dalam Kesehatan

Blog

Pada jaman sekarang ini banyak sekali ditemukan berbagai macam penyakit yang menjadi masalah dalam kehidupan manusia. Mulai dari penyakit yang ringan seperti batuk pilek, sampai dengan penyakit yang berat seperti kanker. Mulai dari penyakit akut yang perjalanan penyakitnya sangat cepat sampai dengan penyakit kronis yangberjalan sangat lambat.  Selain itu juga, berdasarkan jenisnya, penyakit dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu penyakit fisik dan penyakit pikiran. Penyakit fisik adalah penyakit yang gejalanya dirasakan pada organ dan jaringan tubuh. Gejalanya dapat berupa nyeri, bengkak, gatal, panas dan lain sebagainya. Sedangkan penyakit pikiran adalah penyakit yang gejalanya dirasakan tidak pada tubuh tetapi hanya pada emosi dan perasaan saja, seperti kurang semangat, bosan, malas, takut, sedih, dan lain sebagainya.

Penyakit fisik dan pikiran ini biasanya berkembang sesuai dengan jenisnya masing-masing. Namun seiring dengan semakin kompleksnya tubuh dan pikiran manusia, lama kelamaan jenis penyakit ini dapat berkembang menjadi penyakit lainnya. Penyakit fisik mulai dapat mengganggu pikiran, yang disebut somatopsikis, contohnya adalah, di saat seseorang kelelahan, emosinya menjadi tidak stabil sehingga lebih sensitif dan lebih mudah marah. Dan begitu juga sebaliknya penyakit pikiran dapat pula mengganggu fisik seseorang, yang sering disebut psikosomatis. Contohnya seperti saat seseorang mengalami stress/ tekanan yang berat, seringkali menyebabkan asam lambung yang meningkat sehingga mengakibatkan penyakit lambung yang sering disebut maag.

Setelah mendapat masalah berupa penyakit fisik atau pikiran tersebut, tentu saja seseorang tidak akan tinggal diam. Orang itu pasti mulai mencari cara untuk menyembuhkan dirinya sendiri, baik dengan mencoba cara penyembuhan sendiri ataupun mencari pertolongan pada orang lain. Untuk orang-orang yang tidak mampu menolong dirinya sendiri tentu saja memerlukan bantuan orang lain, dan orang yang biasa dimintakan bantuan secara umum oleh masyarakat luas adalah seseorang dengan profesi dokter.

Secara umum orang yang sakit akan berobat ke dokter dan mendapatkan obat. Untuk penyakit yang ringan bisaanya orang akan datang pada dokter umum. Tetapi untuk mengobati penyakit yang lebih berat atau ingin mendapatkan pengobatan yang dirasakan lebih berkhasiat, orang-orang pun banyak yang langsung berobat pada dokter spesialis.

Dokter spesialis sendiri saat ini banyak sekali bidangnya. Masing-masing mempunyai keahlian menangani penyakit fisik yang lebih spesifik. Dan ada satu dokter spesialis yang ahli menangani masalah pikiran dan kejiwaan, yaitu dokter ahli kejiwaan, atau yang sering disebut psikiater. Jadi memang dari profesi dokter sendiri sudah lengkap untuk menangani berbagai penyakit fisik dan pikiran manusia.  Dan intinya, secara umum apabila sakit apapun, seseorang dapat berobat ke dokter untuk membantu menyembuhkan dirinya. Namun, pada artikel ini, saya juga mau membagikan pengetahuan tentang sebuah profesi pengobatan/penyembuhan lainnya, atau dapat disebut terapis lainnya selain dokter. Terapis yang saya maksud adalah seorang hipnoterapis.

Seorang hipnoterapis adalah seorang ahli yang mampu menangani masalah-masalah pasien yang berhubungan dengan pikiran, terutama pikiran bawah sadar seseorang. Dengan menggunakan teknik hipnosis, yaitu teknik komunikasi pada pikiran bawah sadar, seorang hipnoterapis mampu memperbaiki dan membantu penyembuhan pikiran bawah sadar seseorang yang bermasalah (sakit) asalkan pasiennya (dalam hal bidang hipnosis/hipnoterapi disebut klien) secara sadar tahu bahwa dirinya memiliki gangguan/sakit pikiran dan mau untuk memperbaikinya (sembuh).

Dikatakan sebelumnya bahwa seorang hipnoterapis mampu membantu penyembuhan penyakit pikiran seseorang melalui pemberian sugesti positif terhadap pikiran bawah sadar seseorang. Namun saat ini, di Indonesia sendiri mungkin banyak orang belum mengetahui konsep pikiran maupun penyakit pikiran yang mungkin terjadi pada setiap orang. Untuk dalam artikel ini saya akan menjelaskan sedikit tentang konsep pikiran dan masalah pikiran yang mungkin ada di dalam manusia.

Sebenarnya di dalam pikiran manusia itu terdapat dua jenis pikiran, yaitu pikiran sadar yang seringkali kita sebut dengan logika, dan pikiran bawah sadar yang sering tidak disadari keberadaannya, dan muncul berupa emosi dan perasaan. Kedua pikiran ini berpengaruh terhadap tindakan dan perilaku seseorang, namun hanya sedikit saja yang tahu dan menyadari betapa besarnya pengaruh dari pikiran bawah sadar terhadap perilaku dan tindakan manusia. Pikiran bawah sadar seseorang ternyata mempengaruhi lebih kurang 7x lebih kuat dari pikiran sadar seseorang.

Pernahkah Anda sadari dan renungkan dalam memilih makanan, pakaian, penampilan, pekerjaan, aktivitas, bahkan pasangan Anda, tanpa Anda sadari, Anda senantiasa menggunakan perasaan dan emosi Anda? Bukan dengan logika.  Itu adalah salah satu contoh sederhana pikiran bawah sadar Anda yang bertindak dominan. Bahkan ini juga terjadi untuk orang yang merasa dirinya sangat logis. Pernahkah Anda melihat/bertemu dengan orang yang sangat logis tersebut ? Atau bahkan orang tersebut adalah  Anda sendiri ? Bahkan orang yang sangat logis seringkali mempertahankan logikanya dengan menggunakan emosinya, mempertahankan pendirian logisnya dengan perasaannya. Demi menjaga kelogisannya, seorang yang logis pun sering menggunakan emosi dan perasaannya seperti marah, mau menang sendiri, terlalu percaya diri, dan lain-lain.

Biasanya yang menjadi masalah bagi kehidupan seseorang apabila pikiran bawah sadar terganggu adalah emosi atau perasaan negatifnya. Emosi dan perasaan seseorang disebut negatif apabila emosi dan perasaan tersebut menjadi berlebihan, bahkan sangat ekstrim sehingga dapat menggangu perilaku dan tindakan orang yang merasakannya. Bahkan untuk tingkat yang sangat parah, dengan adanya emosi dan perasaan negatif ini, seseorang tidak mampu untuk beraktivitas lagi.

Contoh-contoh emosi dan perasaan negatif yang berlebihan tersebut antara lain : marah dengan berbagai bentuknya seperti benci, kesal, dendam, dan lain-lain, takut dengan berbagai bentuknya, seperti cemas, khawatir, minder, sedih, rasa bersalah, bosan, kesepian dan masih banyak emosi-emosi negatif lainnya yang mungkin sangat panjang apabila disebutkan di sini. Dari emosi yang bermacam-macam tersebut, maka munculah penyakit-penyakit pikiran yang mungkin sudah dikenal atau bahkan belum pernah Anda dengar karena terlalu banyak. Contoh-contoh penyakit pikiran antara lain : berbagai macam fobia (ketinggian, kendaraan, hewan, ruang sempit, sosial, dan lain-lain), kecemasan berlebihan, latah, kecanduan, kebiasaan buruk, rendah diri, stress, berbagai macam psikosomatis (vaginismus, bulimia, alergi, disfungsi seksual akibat pikiran, dan lain-lain), ketidakmampuan melupakan seseorang (move on) dan masih banyak sekali. Semua penyakit pikiran tersebut dapat dicoba untuk disembuhkan dengan hipnoterapi.

Saya mempunyai contoh kasus yang pernah saya tangani dengan hipnoterapi dan berhasil, yaitu kasus bulimia dimana seseorang selalu muntah-muntah setiap sehabis makan. Masalah ini dialami oleh seorang gadis yang malu pada tubuhnya yang gemuk. Karena tubuhnya gemuk, gadis tersebut selalu diejek dan dihina oleh temannya. Karena malu, setiap sehabis makan, makanan yang sudah dimakan selalu dikeluarkan lagi, bahkan dibantu dengan colokan jarinya sendiri. Lama-kelamaan perilaku ini masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya dan menjadi kebiasaan, sehingga setiap kali saat makan tanpa bermaksud untuk mengeluarkannya lagi, dengan sendiri pikirannya sudah merespon untuk muntah. Yang terjadi selanjutnya berat badan gadis ini turun dengan pesat kurang lebih 30 kg, dan mengalami kekurangan gizi. Apabila masalah pikiran ini tidak segera diatasi, tentu saja dapat sangat berbahaya bagi tubuhnya sendiri. Dan untung saja, klien saya secara sadar merasa tindakan dan pikirannya ini bermasalah, dan mau secara sukarela untuk dilakukan hipnoterapi pada dirinya. Setelah mengikuti beberapa sesi hipnoterapi, pikiran bawah sadar gadis ini mulai membaik, dan berat badan gadis ini mulai naik secara perlahan dan signifikan.

Beberapa contoh di atas mungkin pernah Anda alami sendiri. Contoh-contoh di atas membuktikan bahwa sebenarnya yang dominan dalam pikiran manusia adalah pikiran bawah sadarnya. Jadi tentu saja apabila ada permasalahan di dalam pikiran seseorang, tentu saja yang paling mungkin terganggu adalah pikiran bawah sadarnya. Dengan hipnoterapi, asalkan ada kerjasama yang baik antara klien dan terapis, maka permasalahan pikiran klien dapat dibantu.

Hipnoterapi sangat efektif membantu penyembuhan permasalahan/penyakit pikiran. Namun ternyata tidak hanya sakit pikiran saja yang dapat dibantu oleh hipnoterapi. Seiring dengan kegunaannya untuk menerapi pikiran ternyata, hipnoterapi pun dapat untuk membantu penyembuhan penyakit fisik. Dalam hal ini mungkin hipnoterapi bukan terapi utama penyakit fisik, namun hipnoterapi dapat menjadi terapi pelengkap yang dapat mempercepat kesembuhan atau mengurangi keparahan penyakit fisik.

Hipnoterapi dapat membantu penyembuhan atau pengurangan penyakit berat. Sebagai contoh yang akan saya bahas disini, yaitu penyakit kanker. Penyakit kanker mungkin sudah  diketahui sangat susah untuk diobati, walaupun oleh tenaga medis sekalipun. Namun dengan bantuan hipnoterapi, penyakit kanker dapat dibantu kesembuhannya dengan lebih cepat, atau minimal dapat mengurangi tingkat keparahan penderita kanker.

Bagi penderita kanker, vonis kanker oleh medis tentu saja sangat berat, dan pasti mengganggu pikiran penderita. Jarang sekali orang yang divoni menderita kanker dan santai, tenang-tenang saja. Biasanya justru sangat stress dan panik, bahkan bisa menjadi depresi. Dalam hal inilah hipnoterapi dapat membantu penderita kanker. Hipnoterapi dapat membantu mengurangi stress yang dirasakan oleh penderita kanker. Dengan pemahaman pikiran dan latihan relaksasi yang merupakan bagian dari hipnoterapi, stress pada penderita kanker dapat diminimalisir. Hipnoterapi juga dapat membantu memotivasi untuk meningkatkan keinginan hidup dan perjuangan dari seorang penderita kanker. Selain pengurangan stress dan motivasi dengan hipnoterapi, rasa sakit yang mungkin dirasakan penderita kanker pun dapat dikurangi intensitasnya.

Inilah beberapa contoh kegunaan dari hipnoterapi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu penyembuhan berbagai macam penyakit pikiran. Tidak tertutup juga, adanya kemungkinan juga  hipnoterapi dapat membantu penyembuhan (mempercepat penyembuhan ) penyakit fisik yang diderita oleh seseorang.