Apa itu hypnosis dan hipnotis??

Apa itu hypnosis dan hipnotis??

Blog

Hipnosis atau dalam bahasa Inggris kita sebut dengan Hypnosis adalah suatu teknik komunikasi pada pikiran bawah sadar seseorang.  Dan untuk berbicara atau berkomunikasi terhadap pikiran bawah sadar seseorang diperlukan sebuah keahlian. Dan orang yang mempunyai keahlian tersebut, dan mampu berbicara pada pikiran bawah sadar dirinya sendiri maupun orang lain disebut dengan seorang Hipnotis (Hypnotist).

Banyak mitos-mitos tentang hipnosis yang beredar di masyarakat sekarang ini. Ada yang positif, tetapi lebih banyak yang negatif. Dan mitos-mitos tersebut tidaklah benar Bahkan karena mitos-mitos tersebut seringkali hipnosis dikambinghitamkan dengan perbuatan-perbuatan kejahatan. Padahal sebenarnya cabang dari hipnosis banyak sekali yang bermanfaat untuk orang lain. Cabang-cabang dari hipnosis yang paling banyak terlihat atau dikenal oleh umum yaitu stage hypnosis (hipnosis panggung), yaitu hipnosis yang dipergunakan untuk hiburan semata dan hypnotherapy (hipnoterapi), yaitu hipnosis yang digunakan untuk kesehatan, menyembuhkan orang lain dari penyakit pikiran bawah sadarnya. Hipnoterapi ini banyak sekali kegunaannya dan banyak orang yang terbantu dengan hipnoterapi. Tetapi, pada artikel ini saya akan membahas tentang beberapa mitos yang salah mengenai hipnosis, untuk pembahasan hipnoterapi, nantikan artikel saya berikutnya.

Proses hipnosis atau proses komunikasi pada pikiran bawah sadar ini pasti sudah pernah dialami oleh setiap orang. Namun, seringkali orang tidak sadar ataupun tidak tahu kalau pernah mengalami suatu peristiwa dan peristiwa tersebut adalah suatu bentuk dari hipnosis. Banyak orang yang mengartikan hipnosis itu sama dengan dengan tidur, dan pandangan tersebut tidaklah benar karena hipnosis sebenarnya tidak tidur. Mungkin seperti tidur karena seringkali hipnosis ditampilkan dengan cara mata tertutup. Padahal hipnosis pun dapat dilakukan pada orang dengan cara mata terbuka (sadar).

Saya berikan satu contoh orang yang sebenarnya sudah masuk ke dalam kondisi hipnosis, tetapi seringkali orang tersebut tidak menyadari kalau dia sudah terhipnotis. Dan kondisi orang tersebut sepenuh sadar. “Pernahkah Anda menonton Film baik di bioskop ataupun di rumah (sinetron) dan perasaan yang muncul di hati Anda mengikuti alur cerita film tersebut ?” Misalnya, Anda menonton film yang sedih, dan kemudian dari mata Anda tiba-tiba keluar air mata dan Anda menangis ? Atau ketika Anda menonton film dengan tokoh antagonis yang jahat, tiba-tiba perasaan Anda menjadi sangat kesal dan sangat marah pada aktor/aktris yang berperan jahat tersebut? Semua perasaan yang keluar dari diri Anda saat itu muncul karena Anda terhipnosis oleh film yang Anda tonton. Anda tahu dengan pasti dan sadar bahwa semua aktris dan aktor dalam film tersebut hanya Acting,dan bukan kenyataan yang sesungguhnya, tetapi Anda tetap dapat merasa sedih dan marah ketika menonton film.

Banyak juga yang berpikir orang dapat dengan mudah dihipnosis, cukup dengan beberapa kata tepukan, ataupun dipandangi matanya, setiap orang dapat langsung masuk ke dalam kondisi hipnosis. Sebenarnya pandangan inipun salah karena orang untuk dapat terhipnosis oleh suatu hal, baik itu orang, benda, suasana ataupun apapun juga, orang tersebut sudah menyetujui untuk terhipnosis, baik orang tersebut menyadari ataupun tidak. Persetujuan dari orang yang dihipnosis ini  merupakan syarat utama seseorang itu dapat dihipnosis. Seperti contoh saya di atas, jika seseorang terhipnosis dengan film yang dia tonton, dia dapat menangis, dia dapat tertawa, ataupun dia dapat marah, karena orang tersebut memang mau mengijinkan dirinya untuk terbawa (terhipnosis) oleh alur cerita film tersebut. Bagaimana jika dia tidak mengijinkan dirinya terhipnosis oleh film di televisi? Tentu saja film tersebut tidak berarti apa-apa untuknya, bahkan mungkin orang tersebut akan mengganti saluran televisinya ke saluran yang lain, yang lebih menarik.  Jadi, seseorang tidak begitu saja masuk ke dalam kondisi hipnosis, apabila orang tersebut tidak mengijinkan atau mau untuk dihipnosis, baik oleh seorang hipnotis handal sekalipun.

Mitos terakhir yang saya bahas pada artikel ini, yaitu : “Benarkah orang yang dihipnosis dapat menceritakan apapun juga dan melakukan apapun juga  yang diperintahkan oleh sang penghipnotis ?” Jawabannya adalah “Tidak”. Sesuai dengan contoh di atas, sebenarnya seseorang itu dapat masuk ke dalam kondisi hipnosis ketika orang tersebut setuju dan mau untuk masuk ke dalam kondisi hipnosis tersebut. Begitu juga dengan yang ditanyakan dan diperintahkan oleh seorang hipnotis memerlukan persetujuan dari orang yang dihipnosis. Apabila pertanyaan dan permintaan dari penghipnosis tersebut tidak sesuai dengan norma, kepercayaan, prinsip ataupun nilai dasar dari yang dihipnosis, maka orang yang dihipnosis tersebut dapat menolaknya, dan tidak menjawab ataupun melakukan yang diperintahkan oleh seorang hipnotis. Jadi, orang mau menceritakan dan melakukan yang diperintahkan oleh seorang hipnotis karena orang tersebut sudah setuju dan mau untuk melakukannya.

Mitos-mitos tersebut seringkali menyesatkan orang, mengkambinghitaman hipnosis dan membuat pandangan terhadap hipnosis negatif. Padahal kalau hipnosis digunakan dengan benar, banyak sekali manfaat yang didapat. Namun, meskipun seseorang tidak dengan mudah langsung dapat dihipnosis, tetapi Anda tetap perlu waspada. Karena tetap ada beberapa oknum yang mempunyai keahlian menghipnosis menggunakannya untuk tindakan kriminal. Anda perlu tetap waspada, jangan sampai Anda mengijinkan diri Anda, dan mau mengikuti keinginan dari oknum-oknum yang memanfaatkan hipnosis untuk kejahatan.

7 Cara Melakukan Hipnotis Pada Diri Sendiri

7 Cara Melakukan Hipnotis Pada Diri Sendiri

Blog

Hipnotis sudah dikenal oleh masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Hipnotis menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah membuat seseorang berada dalam keadaan seperti tidur oleh sugesti.yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali. Hipnotis sendiri di dalam lingkungan psikologi dan para ahli pikiran manusia didefinisikan sebagai seorang yang mampu melakukan memberikan sugesti (hipnosis) . Sedangkan hipnosis  adalah suatu pola komunikasi tertentu yang dapat membuka “critical area” pendengarnya, dan selanjutnya membuat informasi berikutnya dapat diterima secara efektif oleh pikiran bawah sadar.

Banyak orang beranggapan hipnotis berhubungan dengan ilmu dan seringkali dihubungkan dengan kriminalitas. Padahal kondisi hipnosis sendiri berhubungan dengan kondisi alamiah pikiran manusia.

Gambar di atas menunjukan pola gelombang otak manusia saat melakukan aktivitasnya sehari-hari. Dapat dilihat di atas, bahwa, sehari-hari, seorang manusia berada diantara gelombang otak delta sampai dengan beta. Gelombang otak Beta adalah gelombang otak yang direkam pada orang yang sadar sepenuhnya, sedang bangun dan melakukan aktivitasnya. Sedangkan gelombang otak Delta adalah gelombang otak yang direkam pada orang yang sedang tertidur pulas. Lalu di manakah posisi orang yang mengalami proses hipnotis ?

Seseorang yang berada di dalam kondisi hipnotis apabila direkam gelombang otaknya, ternyata akan menghasilkan gelombang otak Apha sampai Theta. Orang yang sedang berada dalam kondisi gelombang otak ini dengan sendirinya mulai mengakses pikiran bawah sadarnya. Hal inipun terjadi apabila seseorang melakukan hipnotis pada dirinya sendiri. Selama ini setiap yang akan tidur maupun akan bangun pasti melewati kondisi Alpha dan Theta, yang secara tidak langsung pasti melewati kondisi hipnotis.

Mungkin banyak orang yang bertanya benarkah saya sehari-hari sudah sering melewati proses hipnotis ? Jawabannya tentu saja benar, karena sudah dibuktikan secara fakta oleh para ahli dengan alat perekam gelombang otak di atas. Namun banyak juga sebenarnya orang yang sudah melakukan proses hipnotis, namun tidak menyadari bahwa yang dia lakukan adalah proses hipnotis.

Ya, gambar di atas adalah aktivitas hipnotis yang sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh orang-orang namun tidak disadari.  Sebenarnya aktivitas yang mengharuskan pikiran seseorang untuk fokus berarti orang tersebut sedang mengakses pikiran bawah sadarnya. Di dalam pikiran bawah sadar terdapat pusat emosi manusia, refleks atau otomatisasi, memori atau daya ingat, intuisi dan juga pengalaman manusia. Pernahkah Anda saat membaca buku atau menonton bioskop emosi Anda keluar ? Anda dapat merasakan emosi senang, sedih, tegang, atau takut ? Itulah saatnya Anda terhipnotis, pikiran bawah sadar Anda bekerja mengeluarkan emosi.

Ternyata hipnotis dan pikiran bawah sadar sangat besar pengaruhnya terhadap tindakan kita sehari-hari. Oleh karenanya akan sangat baik dan bermanfaat bagi diri kita apabila dapat mengatur sendiri pikiran bawah sadar kita dengan hipnotis, atau yang biasa disebut Self-Hypnosis. Self-Hypnosis sendiri mempunyai banyak sekali manfaat, antara lain membantu relaksasi pikiran dan melepas stress, membuat pikiran untuk selalu berpikir positif, meningkatkan motivasi kerja, meningkatkan percaya diri,  dan masih banyak manfaat lainnya karena manusia tidak akan pernah lepas dari yang namanya pikiran.

Dengan demikian, akan sangat bermanfaat apabila setiap orang dapat memahami cara untuk melakukan hipnotis pada dirinya sendiri. Caranya sebenarnya sangat mudah, namun perlu diluangkan waktu yang cukup dan tempat yang baik untuk melakuakan hipnotis pada diri sendiri. Ada 7 tahapan cara yang efektif untuk melakukan hipnotis pada diri sendiri, yaitu :

  1. Cari Tempat yang Tenang, Nyaman, dan Aman

Untuk melakukan hipnotis pada diri sendiri dibutuhkan fokus dan konsentrasi senhingga diperlukan tempat yang tenang dan nyaman. Dan apabila Anda mulai memasuki kondisi hipnotis, Anda mulai merasakan relaksasi pada pikiran dan tubuh Anda, sehingga Anda perlu memastikan terlebih dahulu tempat hipnotis Anda aman atau tidak.

  1. Buat Program yang Ingin Anda masukan ke dalam Pikiran Bawah Sadar Anda

Buatlah program untuk pikiran Anda yang sederhana, jelas, positif, dan menggugah emosi Anda. Tulis program itu pada secarik kertas, atau boleh juga langsung Anda hafalkan. Setelah program hipnotis tersebut ada, Anda benar-benar harapkan program itu terjadi saat ini.

  1. Awalilah Hipnotis dengan cari posisi yang nyaman

Pilihlah posisi nyaman untuk tubuh Anda. Cari dan buatlah diri Anda mendapatkan posisi yang enak untuk Rileks, bisa duduk ataupun setengah berbaring. Hindari tempat yang tidak rata yang dapat menggangu dan menyebabkan fisik Anda kurang Nyaman.

  1. Relaksasikan seluruh bagian tubuh Anda, lalu ikuti dengan merelaksasikan pikiran Anda

Untuk memulai proses hipnotis pada diri sendiri, Anda relaksasikan masing-masing bagian dari tubuh Anda, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki Anda, sampai benar-benar rileks dan santai. Setelah tubuh Anda rileks, tahap kedua Anda buat pikiran Anda rileks dan santai, biarkan pikiran Anda hanya fokus pada rileks, santai dan nyaman.

  1. Katakan Berulang-ulang Program yang Anda buat untuk Pikiran Anda

Setelah seluruh Pikiran dan Tubuh anda rileks, Anda dapat mulai untuk mengatakan program pikiran yang sudah Anda buat sebelumya. Katakan di dalam hati atau berbicara dengan mengeluarkan suara secara berulang-ulang. Proses inilah fase di mana anda melakukan hipnotis pada diri Anda sendiri. Anda melakukan hipnotis untuk memasukan program (sugesti) pada pikiran bawah sadar Anda sendiri.

  1. Akhiri Hipnotis pada Diri Sendiri dengan Cara yang Nyaman

Setelah Anda mengatakan program Anda berulang-ulang dan dirasakan cukup, perlahan-lahan Anda akhiri proses Hipnotis dengan nyaman. Anda boleh memerintahkan diri Anda untuk bangun kembali dengan segar dan program Anda menjadi nyata di dalam diri Anda, atau Anda boleh memerintahkan diri Anda untuk melanjutkan dengan tidur yang pulas.

  1. Lakukan Setiap Hari, dan Ulangi Sesering Mungkin Program Hipnotis yang anda buat

Program hipnotis pada diri sendiri ini akan sangat berefek kuat dan menjadi nyata apabila Anda melakukannya secara rutin setiap hari atau sesering mungkin. Pastikan fokus terlebih dahulu pada satu program hipnotis yang Anda buat sampai program tersebut tertanam pada pikiran bawah sadar Anda dan tindakan Anda secara nyata mengikuti  program tersebut.