Efek Negatif Prasangka Buruk Terhadap Orang lain

Efek Negatif Prasangka Buruk Terhadap Orang lain

Blog

Efek Negatif Prasangka Buruk Terhadap Orang lain

Sebagai seorang manusia, kita tidak luput dari perhitungan. Hitung-menghitung apa yang baik bagi diri kita, apa yang buruk bagi diri kita. Kebiasaan menghitung ini tanpa disadari membentuk sebuah kebiasaan baru. Menilai orang lain atau membanding-bandingkan kehidupan seseorang dengan standar yang kita miliki menjadi sebuah kebiasaan di masa kini. Kehidupan saat ini yang serba susah dan banyak kekurangan membuat kebiasaan membandingkan diri terhadap orang lain semakin kuat.

Pada dasarnya mungkin bagus apabila setelah kita membandingkan diri kita yang masih kekurangan menjadi termotivasi untuk meraih kesuksesan. Namun kalau Anda terlalu sibuk membandingkan, itulah yang menjadi masalah, kebiasaan ini tidak dapat memajukan kehidupan anda sebab hanya akan mengganggu kemampuan untuk berkonsentrasi dan fokus pun hilang. Jika ini terus terjadi maka kehidupan anda tidak dapat berlangsung secara lebih efisien dan efektif.

Tindakan terlalu sering menilai orang secara sembarang adalah sebuah pemborosan waktu. Walalupun begitu, kebanyakan orang justru malah menjadikannya sebuah hobi untuk dibicarakan bersama teman-teman. Padahal mereka tidak menyadari bahwa penilaian yang terburu-buru terhadap seseorang dapat beresiko mengalami bias atau tidak sesuai dengan kenyataan. Pada akhirnya, hal tersebut hanya akan menambah-nambah dosa dan kesalahan anda sendiri.

Prasangka buruk atau penilaian yang dilakukan secara sembarangan tidak ada faedahnya, baik kepada penilai apalagi terhadap orang yang dinilai. Ini lebih cenderung kepada membanding-bandingkan kehidupan sendiri dengan kehidupan orang lain. Sadar atau tidak sadar ngerumpi dan ngegosip yang anda tekuni dengan teman-teman adalah sarana untuk menumbuhkan rasa iri di dalam hati. Jika kebiasaan ini terus dilanjutkan  suatu saat anda akan tidak puas dan tidak bahagia dengan diri sendiri sekaligus juga dapat mengganggu hubungan baik anda dengan orang lain.

Prasangka buruk atau penilaian secara subjektif yang buruk terhadapa orang lain dapat memberikan

Efek negatif bagi orang yang melakukannya, antara lain :

  1. Mengganggu konsentrasi dan fokus terhadap pekerjaan (aktivitas) sendiri.

Jika anda terlalu sibuk untuk memikirkan dan membicarakan kejelekan orang lain, kapan pekerjaan Anda akan selesai? Pekerjaan yang seharusnya sudah selesai malah membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membereskannya karena selalu tertunda. Ditambah lagi ketika prasangka buruk tersebut masuk ke dalam hati, maka sudah pasti konsentrasi berpikir Anda terganggu dan pikiran cenderung negatif terus. Dan kemungkinan yang lebih berbahaya lagi, fokus Anda pun pecah sehingga dapat menyebabkan kecelakaan saat kerja akibat pikiran yang  acak-acakan dan mengganggu.

  1. Pemborosan energi, waktu dan kesempatan.

Prasangka buruk dan membanding-bandingkan orang lain dengan diri sendiri hanyalah memboroskan energi, waktu dan kesempatan. Daripada menggunakan energi, waktu dan kesempatan yang anda peroleh dalam kehidupan sehari-hari untuk hal yang negatif lebih baik melakukan hal-hal yang positif untuk kebaikan hidup anda.

Ada keyakinan masyarakat yang mengatakan bahwa “waktu adalah uang”. Lebih baik anda melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk membuat kehidupan lebih bernilai daripada melakukan hal negatif semacam ini.

  1. Prasangka Buruk Hanyalah Melatih Iri Hati dan Dengki

Secara Sadar atau tidak, kebiasaan menilai orang lain beresiko untuk membangun dan membentuk rasa iri di dalam hati anda. Membanding-bandingkan yang satu dan yang lain adalah awal dari rasa dengki dan iri hati. Hal ini karena tanpa kita sadari saat kita membandingkan diri dengan orang lain, kita seringkali melihat keburukan yang ada di dalam diri kita.

  1. Prasangka buruk sering menjurus menjadi hinaan dan ejekan pada orang lain

Sadar atau tidak ketika anda membicarakan keburukan orang lain, secara tidak langsung Anda juga telah merendahkan orang lain. Terkadang saat mengungkapkan kelemahannya, anda tertawa hingga merasa aneh. Sikap seperti ini sudah sama dengan mengejek dan menghina orang tersebut dari belakang.  Bahkan yang lebih parah sampai pada melakukan tindakan anarkis kekerasan pada orang lain.

  1. Prasangka Buruk Cenderung Sombong

Penilaian yang tidak jelas, tidak terarah dan tidak terkendali cenderung membuat orang tersebut berpikiran liar. Terkadang orang yang suka menilai orang lain memojokkan orang yang dinilai lalu disela-sela pembicaraannya ia juga menyatakan betapa hebatnya dirinya. Prasangka buruk dan membandingkan diri dengan orang lain adalah alat kesombongan yang sangat sering terjadi dalam keseharian kita, entah itu dilakukan orang lain ataupun oleh diri sendiri.

  1. Prasangka Buruk Mudah Berubah menjadi gosip.

Menggosip adalah salah satu efek negatif dari prasangka buruk yang sering kita lakukan. Terutama bagi kaum hawa yang lebih senang menonton acara infotainment setiap hari. Sadar atau tidak karena adanya kebiasaan menggosip ketika anda mengucapkan sesuatu maka orang lain cenderung mengertikannya salah bahkan lebih parah lagi. Saat seseorang menggosip ada kata-kata yang ditambahkan atau dikurangkan sehingga hal tersebut bisa menjadi bias atau tidak sama lagi dengan kenyataannya.

  1. Prasangka Buruk Merusak Hubungan dengan Orang Lain.

Prasangka buruk anda terhadap seseorang membuat anda mengelompokkan orang berdasarkan hal-hal tertentu. Sadar atau tidak kebiasaan ini cenderung memepengaruhi netralitas dalam bersikap. Anda menjadi tidak konsisten dalam bersikap kepada semua orang karena cenderung mempetak-petakkan orang. Ini membuat sikap Andapun turut berubah-ubah tergantung dari golongan manusia yang anda dihadapi. Saat Anda sudah mulai membeda-bedakan orang, sudah pasti Anda akan merusak hubungan dengan orang lain.

  1. Prasangka Buruk membuat Anda Tidak Puas dan Tidak Bahagia.

Ketika seorang manusia lebih suka membanding-bandingkan kehidupannya dan banyak berprasangka buruk, secara tidak langsung dia mulai menyadari bahwa kehidupan orang lain lebih baik dari kehidupannya sendiri.  Lalu secara tidak sengaja disadari betapa jauhnya hal-hal yang baik dalam kehidupan ini. Padahal perasaan ini hanya timbul karena kurang bersyukur terhadap semua nikmat yang telah diterima. Pada akhirnya, ada perasaan yang kurang sehingga membuat diri tidak puasa dan tidak bahagia di dalam hidup ini.

Itulah beberapa Efek Negatif dari terlalu sering membanding-bandingkan diri dan berprasangka buruk pada orang lain. Hasilnya sudah pasti hanyalah merugikan diri sendiri.

Apabila Anda sudah terperangkap dengan kebiasaan buruk ini , segeralah untuk melepaskan diri dan mulailah bersyukur dengan apa yang Anda miliki. Tinggalkan segera prasangka buruk dan mulailah lakukan aktivitas hidup positif.